AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Intip Yuk! Cara Sisihkan Uang Tabungan dan Dana Darurat

ECONOMICS
Fariza Rizki/okezone
Rabu, 05 Mei 2021 07:40 WIB
Bagi individu yang sehat secara finansial, mereka tidak hanya memiliki uang, tapi juga menghemat uang dengan berbagai cara.
Intip Yuk! Cara Sisihkan Uang Tabungan dan Dana Darurat (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  – Setiap orang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan paling dasar hingga keinginan untuk gaya hidup dan hobi. Bagi individu yang sehat secara finansial, mereka tidak hanya memiliki uang, tapi juga menghemat uang dengan berbagai cara. 

Dikutip dari Real Simple, Rabu (5/5/2021), rekening tabungan memberi individu tempat yang aman untuk menyimpan uang yang mereka butuhkan untuk melakukan pembelian jangka pendek dan mendanai tujuan yang akan datang. 

Beberapa rekening tabungan memiliki ruang lingkup yang terbatas. Uang itu dimaksudkan untuk uang kuliah, misalnya, atau untuk digunakan sebagai uang muka rumah. Beberapa di antaranya dimaksudkan untuk digunakan hanya dalam keadaan darurat, untuk menutupi pendapatan yang tak terduga atau perbaikan rumah besar-besaran. 

Sedangkan untuk dana darurat, orang umumnya menyatakan bahwa dana darurat harus berisi cukup uang tunai untuk menutupi pengeluaran biasa selama tiga sampai enam bulan. 

Dengan cara ini, dana darurat membuat orang tetap bertahan jika kehilangan pendapatan, setidaknya untuk beberapa bulan, saat dia mencari sumber pendapatan lain. Tetapi dana darurat itu seharusnya tidak menjadi akhir dari semua tabungan. 

Inilah semua yang perlu diketahui tentang menabung, dan asalan mengapa seseorang harus memiliki lebih dari sekadar dana darurat. Sebenarnya apa tujuan dari rekening tabungan? 

“Orang-orang mendefinisikan rekening tabungan secara berbeda, beberapa percaya bahwa rekening tabungan hanya untuk menabung untuk hal-hal seperti dana darurat; namun, saya yakin rekening tabungan adalah tempat untuk menyimpan sebagian besar uang Anda, bahkan jika itu untuk dibelanjakan,” kata Connor Brown, pakar keuangan pribadi dan pendiri After School Finance. 

Rekening tabungan adalah rekening bank yang memungkinkan seseorang menyimpan uang dengan aman sambil mendapatkan bunga. Lalu, berapa banyak uang yang harus dimiliki seseorang dalam tabungan? 

Bertentangan dengan kepercayaan populer, tidak ada jawaban yang cocok untuk semua pertanyaan tentang berapa banyak uang yang harus dimiliki di rekening tabungan. Ini adalah keputusan yang sangat pribadi, berdasarkan keadaan dan kebutuhan unik masing-masing orang. 

Anda tidak perlu menyimpan sejumlah uang di rekening tabungan Anda kecuali Anda memiliki tujuan tertentu yang Anda ingin menabung. Daripada fokus pada jumlah, fokuslah pada apa yang Anda rencanakan untuk dihemat,” ujar Eric Roberge, perencana keuangan bersertifikat dan pendiri Beyond Your Hammock. 

Misalnya, putuskan berapa banyak penghasilan yang ingin disisihkan secara mingguan, dua mingguan, atau bulanan, apa pun yang paling sesuai untuk anggaran pengeluaran, dan pertahankan kebiasaan tersebut. Konsistensi adalah kuncinya. 

Meskipun jumlah di rekening tabungan akan bervariasi, namun jumlah dana darurat tidak boleh. Seperti yang disebutkan sebelumnya, para ahli menyarankan agar pengeluaran selama tiga hingga enam bulan disisihkan di rekening yang aman. Namun, ini berbeda dari rekening tabungan umum. 

“Sementara banyak orang secara teratur menarik uang tunai dari rekening tabungan mereka, ketika membangun dana darurat, kuncinya adalah melacak saldo dan menjaganya tetap terpisah,” kata Brown. 

Perbedaan antara rekening tabungan dan dana darurat terletak pada tujuannya, atau untuk apa digunakan. “Rekening tabungan Anda adalah untuk tabungan tunai yang dapat Anda rencanakan; ini adalah tempat untuk mentransfer uang saat Anda mengumpulkan cukup uang untuk mencapai tujuan, atau menyimpan uang tunai yang telah Anda tabung untuk pembelian jangka pendek yang Anda identifikasi sebelumnya,” kata Roberge. 

Roberge menambahkan, dana darurat, di sisi lain, adalah cadangan tunai yang disimpan secara khusus untuk pengeluaran tak terduga yang tidak dapat seseorang tangani dengan arus kas bulanan normal, seperti tagihan kesehatan besar, atau kehilangan pekerjaan mendadak dan seseorang kehilangan sumber pendapatan. 

Dana darurat ini penting bagi siapa saja. Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin ingin atau perlu mengakses dana darurat, yaitu ketika dia kehilangan pekerjaan, perawatan hewan peliharaan, biaya pengobatan, perbaikan mobil, atau kebutuhan renovasi rumah. 

Namun, penting agar dana tersebut hanya dapat diakses selama keadaan darurat yang sebenarnya. Seseorang sama sekali tidak boleh menyentuh akun rekening ini untuk kebutuhan liburan, pembelian pakaian, atau pengeluaran tidak penting lainnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD