Kawasan IWIP saat ini memiliki 52 tenant dari berbagai negara, termasuk perusahaan global seperti Glencore dan Trafigura. Total tenaga kerja yang terserap di kawasan tersebut mencapai sekitar 117 ribu orang.
Rosan menilai pengembangan kawasan industri berbasis nikel tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun rantai pasok kendaraan listrik secara terintegrasi di dalam negeri.
"Ini akan menjadikan the whole ecosystem sudah ada di sini, kita akan jadi rantai pasok global baterai kendaraan listrik," ujarnya.
Pengembangan ekosistem tersebut tidak berhenti pada pengolahan bahan baku. Pemerintah juga mendorong terbentuknya rantai industri mulai dari material baterai, produksi baterai kendaraan listrik, hingga pengolahan dan daur ulang baterai.
Dengan tambahan enam proyek baru, investasi hilirisasi di kawasan tersebut diarahkan untuk memperluas basis manufaktur sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas nikel sebelum dipasarkan ke pasar global.
(Dhera Arizona)