AALI
8825
ABBA
236
ABDA
6025
ABMM
4330
ACES
630
ACST
198
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
760
ADMF
8450
ADMG
168
ADRO
3860
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
149
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1325
AKSI
326
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
386
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.47
-1.93%
-10.44
IHSG
7052.49
-1.76%
-126.09
LQ45
1006.65
-1.85%
-18.99
HSI
17927.82
-0.03%
-5.45
N225
26567.55
-2.16%
-586.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
794,490 / gram

Jabar Targetkan 1 Juta Keluarga Terima Konversi Kompor Gas ke Listrik

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Jum'at, 19 Agustus 2022 21:00 WIB
Sebanyak 1 juta keluarga di Jawa Barat akan mendapatkan program konversi gas ke listrik pada 2023.
Jabar Targetkan 1 Juta Keluarga Terima Konversi Kompor Gas ke Listrik (Dok.Ilustrasi/MNC)
Jabar Targetkan 1 Juta Keluarga Terima Konversi Kompor Gas ke Listrik (Dok.Ilustrasi/MNC)

IDXChannel - Sebanyak 1 juta keluarga di Jawa Barat akan mendapatkan program konversi gas ke listrik pada 2023. Program konversi ini saat ini terus digencarkan melalui penggunaan kompor induksi kepada masyarakat. 

Menurut Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Pemprov Jabar Slamet Mulyanto S, saat ini pihaknya telah mulai melakukan program konversi bagi 53.000 keluarga sasaran. Mereka tersebar di Bandung, Tasikmalaya, Bandung Barat, dan Garut. 

"Untuk uji coba ada 53.000 yang akan dikonversi. Tahun depan akan dinaikkan menjadi 1 juta," kata Slamet di sela sela lomba memasak menggunakan kompor induksi di pelataran Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (19/2022). 

Program konversi ini akan diprioritaskan bagi masyarakat tidak mampu untuk pemilik daya listrik 459 hingga 900 Ampere. Nantinya, mereka akan diberikan fasilitas meteran secara terpisah untuk penggunaan kompor listrik. Sehingga penggunaanya terukur dan terpantau. 

"Jangan sampai fasilitas sudah kami berikan, tapi masih menggunakan kompor gas. Ini akan kami pantau terus penggunaannya, " jelas dia. 

Menurut dia, penggunaan kompor induksi sebagai upaya memaksimalkan energi terbarukan. Di mana, saat ini pembangkit listrik telah banyak menggunakan energi air. Berbeda dengan energi fosil yang akan habis dan cenderung mahal.

"Gas sekarang sangat mahal, jadi bagaimana kita gunakan energi domestik yaitu listrik. Kita sangat over capacity. Kapasitas cadangan listrik kita sampai 50 persen, " kata dia. 

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar, Rino Gumpar Hutasoit mengatakan, lomba masak nasi goreng menggunakan kompor induksi sebagai salah satu upaya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan ke masyarakat. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD