sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jabat Menkeu, Suahasil Dituntut Berani Ambil Kebijakan Fiskal dan Antitesis Purbaya

Economics editor Rohman Wibowo
14/09/2026 21:30 WIB
Menkeu baru diharapkan mampu mengoreksi ketidakteraturan kebijakan masa lalu, sembari tetap menjaga denyut pertumbuhan ekonomi nasional.
Jabat Menkeu, Suahasil Dituntut Berani Ambil Kebijakan Fiskal dan Antitesis Purbaya. (Foto iNews Media Group)
Jabat Menkeu, Suahasil Dituntut Berani Ambil Kebijakan Fiskal dan Antitesis Purbaya. (Foto iNews Media Group)

Salah satu titik krusial tata kelola fiskal ke depan adalah penataan hubungan antara APBN dengan Badan Pengelola Investasi Danantara. Polemik setoran dividen BUMN memunculkan keraguan mengenai transparansi pengelolaan aset publik jika sumber daya negara justru bergerak di luar pengawasan parlemen.

"Batas antara investasi komersial, penugasan pemerintah, dividen publik, dan risiko fiskal di Danantara harus dibuat sangat tegas, dan Suahasil harus berani membuka persoalan tata kelola ini secara terang-benderang," kata Achmad.

Ujian kapasitas fiskal tersebut kian nyata dalam penyusunan RAPBN 2027 yang mematok target pendapatan negara sekitar Rp3.426 triliun dan belanja negara mencapai Rp4.097 triliun. 

Di tengah ruang anggaran yang amat ketat, kata dia, pemerintah dihadapkan pada kewajiban mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG), subsidi energi, ketahanan pangan, koperasi, hingga anggaran fungsi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertahanan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement