AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Jakarta Masuk PPKM Level 2, Ragunan Bakal Dibuka Lagi?

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Jum'at, 22 Oktober 2021 14:42 WIB
Usai diturunkannya status ibu kota menjadi PPKM Level 2, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sinyal Taman Margasatwa Ragunan akan kembali beroperasi.
Jakarta Masuk PPKM Level 2, Ragunan Bakal Dibuka Lagi? (Foto:MNC Media)
Jakarta Masuk PPKM Level 2, Ragunan Bakal Dibuka Lagi? (Foto:MNC Media)

IDXChannel - Usai diturunkannya status ibu kota menjadi PPKM Level 2, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) memberikan sinyal Taman Marga Satwa Ragunan akan kembali beroperasi.

"InsyaAllah seiring dengan turunnya PPKM level 2 ini juga BOR sudah turun 7%, icu 19%, vaksin 10,7 hampir 10,8 juta, vaksin di DKI Jakarta insyallah dalam beberapa pekan akan menuntaskan 11,42 juta ya," kata Ariza di Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Dimulainya pelonggaran ini, akan membuat banyak tempat yang selama ini tutup dapat kembali beroperasi.

"Insyallah dan dimulainya pelonggaran-pelonggaran semakin banyak, anak-anak juga di bawah 12 tahun sudah diperbolehkan ke mall, ke tempat wisata, tempat wisata secara bertahap mulai dibuka dan kegiatan-kegiatan lainnya termasuk transportasi publik sudab mulai dibuka longgar sekali, banyak sekali tempat-tempat kegiatan yang sudah dilonggarkan, restoran juga sudah dilonggarkan, cafe, dan sebagainya. tempat-tempat pariwisata, tempat kerja, tempat non esensial sudah dibuka 50%," urainya.

Ia pun tak bosan mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Namun demikian sekali lagi seperti yang sudah disampaikan seiring dengan banyaknya pelonggaran maka potensi orang yang keluar Rumah semakin banyak, potensi orang yang berinteraksi semakin tinggi, dan potensi kerumunan juga semakin banyak untuk itu maka potensi penyebaran juga berpeluang semakin tinggi," tutupnya. (TYO) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD