AALI
9300
ABBA
535
ABDA
6950
ABMM
1200
ACES
1265
ACST
252
ACST-R
0
ADES
2780
ADHI
920
ADMF
7675
ADMG
212
ADRO
1740
AGAR
370
AGII
1475
AGRO
2350
AGRO-R
0
AGRS
200
AHAP
69
AIMS
312
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
570
AKRA
4070
AKSI
434
ALDO
755
ALKA
228
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
457.34
-0.19%
-0.86
IHSG
6113.11
-0.15%
-9.38
LQ45
859.88
-0.17%
-1.43
HSI
24500.39
1.21%
+291.61
N225
30183.96
-0.19%
-56.10
NYSE
16599.80
0.37%
+60.65
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
797,200 / gram

Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-2021, OJK Optimis Tumbuh 7 Persen

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 05 Agustus 2021 10:10 WIB
Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua RI diperkirakan berkisar 6,37% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat -0,74% yoy.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Ilustrasi)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 pada hari ini, Kamis (5/8/2021). Sejumlah ekonom menilai pertumbuhan ekonomi kuartal kedua RI diperkirakan berkisar 6,37% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat -0,74% yoy.

Pada hari ini, Kepala BPS Margo Yuwono akan membagikan data pertumbuhan ekonomi kuartal II secara virtual memlalui live streaming yang dapat disaksikan di youtube BPS (BPS Statistics). 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 bisa tercapai, indikator-indikator ekonomi sampai dengan penghujung kuartal II-2021 menunjukkan tren membaik menuju pemulihan ekonomi nasional.

"Meningkatnya mobilitas masyarakat pada kuartal II-2021 mendorong kenaikan permintaan yang berpengaruh pada kredit yang mulai mencatatkan pertumbuhan cukup tinggi di Juni 2021 sebesar 1,83% year to date (ytd), sehingga prediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2021 sebesar 7% dapat tercapai," jelas Wimboh dalam keterangan resminya, Rabu (4/8/2021).

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan berkisar 5,43% yoy dari kuartal sebelumnya yang terkontraksi 2,23% yoy.

"Data yang menunjukan adanya perbaikan dari konsumsi rumah tangga di antaranya penjualan ritel yang tumbuh 4,5% yoy dari kuartal sebelumnya -14,6% yoy," kata Josua saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Pertumbuhan PMTB/Investasi pada 2Q21 diperkirakan tumbuh di kisaran 8,23% yoy, membaik dari kuartal sebelumnya yang tercatat -0,23%.

"Perbaikan ini dapat terindikasi pertumbuhan konsumsi semen yang tercatat 12,2%y oy pada Apr-Jun’21, dari kuartal sebelumnya sebesar -0,2% yoy. Selain itu, investasi non-bangunan juga tercatat 31,5% yoy dari kuartal sebelumnya yang tercatat 15,6%yoy," katanya.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2021 juga diniliai terlihat dari sisi domestic. Dimana, berbagai upaya telah dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi, di antaranya percepatan vaksinasi, insentif pajak untuk meningkatkan permintaan, stimulus fiskal, kebijakan moneter yang akomodatif, dan lainnya. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD