AALI
8025
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
810
ACES
1355
ACST
216
ACST-R
0
ADES
1845
ADHI
870
ADMF
7975
ADMG
152
ADRO
1310
AGAR
412
AGII
1020
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
346
AHAP
64
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3130
AKSI
468
ALDO
775
ALKA
240
ALMI
254
ALTO
376
Market Watch
Last updated : 2021/06/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.95
-1.6%
-7.48
IHSG
6007.12
-1.01%
-61.33
LQ45
863.16
-1.64%
-14.36
HSI
28801.27
0.85%
+242.68
N225
28964.08
-0.19%
-54.25
NYSE
16411.65
-1.47%
-244.16
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,360
Emas
827,066 / gram

Jepang Temukan Klaster Covid, Anies Masih Tetap Izinkan Tempat Karaoke Dibuka?

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 17 Maret 2021 13:39 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka kembali tempat wisata termasuk tempat karoke dalam waktu dekat.
Jepang Temukan Klaster Covid, Anies Masih Tetap Izinkan Tempat Karoke Dibuka? (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka kembali tempat wisata termasuk tempat karaoke dalam waktu dekat. Namun, di Jepang baru saja ditemukan klaster covid-19 ditempat karaoke.

Dikutip Reuters, Rabu (17/3/2021), Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura  mengatakan setidaknya 215 orang baru-baru ini dinyatakan positif dalam kasus-kasus yang terkait dengan sesi karaoke di siang hari di Jepang. Tempat karaoke tersebut sangat populer di kalangan pensiunan dan lanjut usia.

Klaster baru ini juga terkait dengan 93 kasus positif Covid-19 di satu prefektur di Jepang dan menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk berhati-hati

Sekadar infomasi, sekitar 448.400 orang dinyatakan positif di Jepang dan sekitar 9.000 telah meninggal sejak awal pandemi Covid-19.

Sebelumnya di Indonesia, justru Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana dalam waktu dekat akan kembali membuka tempat hiburan seperti karoke dan tempat wisata lainnya. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan Pemprov DKI Jakarta harus melakukan berbagai tahapan sebelum membuka area hiburan termasuk tempat karaoke di masa pandemi. Hal itu penting untuk mencegah lonjakan kasus corona.

Wiku juga mengingatkan sebelum membuka satu sektor sosial ekonomi harus terlebih dahulu dilakukan simulasi. Dengan demikian masyarakat akan tetap aman dari virus dan perekonomian bisa terungkit kembali. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD