IDXChannel - Gejolak tajam yang mengguncang pasar saham Indonesia dalam beberapa pekan terakhir seiring peringatan MSCI dan penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s justru mulai dibaca sebagai peluang.
Di tengah koreksi dalam dan sentimen global yang masih penuh ketidakpastian, saham-saham emas mencuat sebagai opsi defensif yang dinilai memiliki fondasi kuat sekaligus prospek imbal hasil menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.
“Ya, di tengah carut-marut kondisi global, saham emas merupakan salah satu saham yang memiliki fundamental kuat,” ujar pengamat pasar modal Michael Yeoh, Senin (9/2/2026).
Dalam konteks pasar domestik, Michael menyebut sejumlah emiten emas yang dinilai memiliki fondasi fundamental yang solid dan masih menarik untuk dicermati investor.
“ANTM, ARCI, dan BRMS termasuk salah satunya,” kata dia.
Sementara itu, riset CGS International Sekuritas yang terbit pada 24 November 2025 mencatat reli harga emas masih menyisakan ruang keuntungan besar bagi emiten produsen emas.