AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26098.99
0.31%
+81.46
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,155
Emas
816,110 / gram

Jokowi Sebut Banyak Pekerjaan yang Bakal Hilang, Salah Satunya Insinyur

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Rabu, 13 Oktober 2021 12:55 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pekerjaan seorang insinyur bisa saja hilang digantikan teknologi robot.
Jokowi Sebut Banyak Pekerjaan yang Bakal Hilang, Salah Satunya Insinyur (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Suka tidak suka, perkembangan teknologi akan membuat makin banyak jenis pekerjaan menghilang. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pekerjaan seorang insinyur bisa saja hilang digantikan teknologi robot.

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat memberi pembekalan kepada alumni Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun Ajaran 2021 Lemhanas RI di Istana Negara, Jakarta. 

"Pendidikan tinggi kita ini harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya. Jangan dipagari oleh program studi di fakultas yang justru membelenggu," ucapnya dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/10/2021). 

Menurut Jokowi, sistem pembelajaran kebdepan akan hybrid. Mulai dari hybrid knowledge, hybrid skill, dan lain sebagainya. Karena itulah mahasiswa harus memahami banyak ilmu pengetahuan dan tidak terbatas pada pilihan program studinya semata. 

"Sehingga yang namanya mahasiswa harus paham semua. Paham matematika, paham statistik, bahasa, ilmu komputer. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja tapi bahasa coding lebih penting lagi ke depan," imbuhnya. 

Ke depan, kata Jokowi, juga akan banyak jenis pekerjaan baru yang hilang, tapi pada saat yanf sama muncul model pekerjaan baru. Ia mencontohkan dahulu pekerjaan seperti kasie sangatlah penting. 

"Sekarang para pemilik uang mengelola sendiri uangnya dengan e-payment. Credit assesor sangat banyak tapi sudah terjadi dan ke depan akan lebih banyak terjadi lagi, akan berubah menjadi fintech. Penterjemah sudah sangat mudah sekali sekarang dan ke depan akan menajdi aplikasi translation. Insinyur bisa diganti nantinya, hati-hati dengan advanced robotic," paparnya. 

"Oleh sebab itu kita sendiri dan anak-anak kita, mahasiswa kita harus disiapkan untuk selalu siap belajar, siap menghadapi perubahan," tutupnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD