AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Jokowi Sebut Banyak Pekerjaan yang Bakal Hilang, Salah Satunya Insinyur

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Rabu, 13 Oktober 2021 12:55 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pekerjaan seorang insinyur bisa saja hilang digantikan teknologi robot.
Jokowi Sebut Banyak Pekerjaan yang Bakal Hilang, Salah Satunya Insinyur (FOTO: MNC Media)
Jokowi Sebut Banyak Pekerjaan yang Bakal Hilang, Salah Satunya Insinyur (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Suka tidak suka, perkembangan teknologi akan membuat makin banyak jenis pekerjaan menghilang. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pekerjaan seorang insinyur bisa saja hilang digantikan teknologi robot.

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat memberi pembekalan kepada alumni Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun Ajaran 2021 Lemhanas RI di Istana Negara, Jakarta. 

"Pendidikan tinggi kita ini harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya. Jangan dipagari oleh program studi di fakultas yang justru membelenggu," ucapnya dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/10/2021). 

Menurut Jokowi, sistem pembelajaran kebdepan akan hybrid. Mulai dari hybrid knowledge, hybrid skill, dan lain sebagainya. Karena itulah mahasiswa harus memahami banyak ilmu pengetahuan dan tidak terbatas pada pilihan program studinya semata. 

"Sehingga yang namanya mahasiswa harus paham semua. Paham matematika, paham statistik, bahasa, ilmu komputer. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja tapi bahasa coding lebih penting lagi ke depan," imbuhnya. 

Ke depan, kata Jokowi, juga akan banyak jenis pekerjaan baru yang hilang, tapi pada saat yanf sama muncul model pekerjaan baru. Ia mencontohkan dahulu pekerjaan seperti kasie sangatlah penting. 

"Sekarang para pemilik uang mengelola sendiri uangnya dengan e-payment. Credit assesor sangat banyak tapi sudah terjadi dan ke depan akan lebih banyak terjadi lagi, akan berubah menjadi fintech. Penterjemah sudah sangat mudah sekali sekarang dan ke depan akan menajdi aplikasi translation. Insinyur bisa diganti nantinya, hati-hati dengan advanced robotic," paparnya. 

"Oleh sebab itu kita sendiri dan anak-anak kita, mahasiswa kita harus disiapkan untuk selalu siap belajar, siap menghadapi perubahan," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD