IDXChannel - Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat mencapai 2,38 juta orang selama arus mudik lebaran 2026.
Sementara untuk stasiun tujuan terpadat selama periode lebaran ini diperkirakan terjadi di Stasiun Tugu, Yogyakarta, dengan jumlah penumpang mencapai 867 ribu orang.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).
Sementara untuk Bandara asal terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta dengan estimasi pergerakan orang tembus 2,13 juta orang, dan bandara tujuan terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta sebesar 1,05 juta orang.
Terminal asal terpadat adalah Terminal Pulo Gebang sebesar 2,31 juta orang dan terminal tujuan terpadat adalah Terminal Tirtonadi sebesar 1,44 juta orang. Pelabuhan asal terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 214 ribu orang, dan pelabuhan tujuan terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 158 ribu orang. Serta lintas penyeberangan terpadat adalah Penyeberangan Merak – Bakauheuni sebesar 6,06 juta orang.
Kemenhub juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana transportasi pendukung angkutan Lebaran 2026, di antaranya untuk transportasi darat dipersiapkan 31 ribu unit bus dengan kapasitas angkut 1,25 juta penumpang.
Transportasi laut dipersiapkan 829 unit kapal dengan kapasitas angkut 3,26 juta penumpang, dan prasarana sebanyak 636 pelabuhan laut. Transportasi penyeberangan dipersiapkan sebanyak 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan dan 29 pelabuhan.
Transportasi udara dipersiapkan 392 unit pesawat (serviceable) dengan 257 bandar udara. Transportasi kereta api dipersiapkan 3.821 unit sarana dengan prasarana sebanyak 668 stasiun.
Kementerian Perhubungan memproyeksikan pergerakan terbesar pemudik pada musim angkutan lebaran 2026 berasal dari wilayah Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta).
Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta). Angka tersebut didapatkan berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub.
(kunthi fahmar sandy)