sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan di Papua Selama Ramadan

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
26/02/2026 08:08 WIB
Bapanas terus menggencarkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan di Papua Selama Ramadan (FOTO:iNews Media Group)
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan di Papua Selama Ramadan (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Provinsi Papua terus menggencarkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas Nita Yulianis menegaskan bahwa GPM merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah, khususnya menjelang bulan puasa dan Idulfitri.

“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat, khususnya di wilayah Papua, dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau sesuai harga acuan penjualan. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan,” ujarnya dalam keterangan pers Kamis (26/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan strategis dijual sesuai harga acuan pemerintah dan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp60.000 atau setara Rp12.000 per kilogram dengan total stok sekitar 1 ton.

Minyak goreng MinyaKita tersedia dengan harga Rp15.700 per liter sesuai HET sebanyak sekitar 360 liter, sementara gula konsumsi dijual Rp18.500 per kilogram sesuai HAP dengan stok sekitar 80 kilogram. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement