IDXChannel—Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mengungkap alasan Pulau Biak di Papua menjadi pilihan utama dalam membangun Bandar Antariksa Nasional.
Arif mengatakan, Pulau Biak adalah salah satu lokasi utama yang ditargetkan menjadi lokasi Bandar Antariksa Nasional. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai lebih efisien dan dekat dengan orbit.
“Itu salah satu lokasi yang kita anggap sangat efisien karena jaraknya dekat dengan orbit. Karena itu adalah wilayah yang memang sudah dari dulu diperhitungkan secara saintifik,” kata Arif saat diwawancarai usai Peringatan 50 Tahun Satelit Indonesia di Kantor Pusat BRIN, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Ia menyebut dalam pembangunan itu setidaknya dibutuhkan 100 hektare lahan yang menjadi zona inti, di mana lahan tersebut sudah dimiliki oleh BRIN.
Sementara sisanya hanya merupakan zona penyangga yang merupakan prasyarat teknis dari pembangunan Bandar Antariksa Nasional.