sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KAI Logistik Ekspansi Bisnis ke Layanan Pengiriman Hasil Bumi dan Hewan Ternak

Economics editor Rahmat Fiansyah
11/05/2026 02:00 WIB
PT KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, melakukan ekspansi bisnis ke layanan pengiriman hasil bumi dan hewan ternak.
PT KAI Logistik melakukan ekspansi bisnis ke layanan pengiriman hasil bumi dan hewan ternak. (Foto: Ist)
PT KAI Logistik melakukan ekspansi bisnis ke layanan pengiriman hasil bumi dan hewan ternak. (Foto: Ist)

Melalui kerja sama ini, KAI Logistik dan Bogantara berharap dapat membuka peluang baru dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan mobilitas komoditas pangan, khususnya dari daerah penghasil menuju pusat permintaan. Langkah ini sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam mendukung ketahanan pangan.

Pada tahap awal, pengiriman hewan sapi dari Jawa Timur akan dilakukan lewat pusat logistik dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi menuju Stasiun Jakarta Gudang. Meski berawal dari pengiriman sapi, kedua belah pihak membuka peluang lebar untuk memperluas cakupan kerja sama ke berbagai jenis bahan pangan maupun hewan ternak lainnya sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar dan mitra bisnis.

Penggunaan moda transportasi kereta api untuk pengiriman hewan ternak menawarkan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan moda transportasi darat lainnya seperti truk. Dalam satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut jumlah yang jauh lebih besar. Estimasi kapasitas satu gerbong dapat menampung 14-18 ekor sapi, sehingga dalam satu kali perjalanan, minimal sekitar 280 ekor dapat terdistribusi secara sekaligus.

Yuskal menjelaskan, layanan ini menawarkan efisiensi waktu dengan estimasi pengiriman hanya 26 jam, waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan moda darat lainnya yang seringkali dihadapkan pada dinamika kondisi jalan yang beragam. Durasi perjalanan yang singkat ini menjadi faktor krusial bagi kesejahteraan hewan (animal welfare), karena mampu membuat kondisi ternak tetap stabil, minim stres, serta menjaga kesehatan hingga tiba di lokasi tujuan. 

"Keunggulan ini juga dibarengi dengan standar keamanan, keselamatan, dan ketepatan waktu yang tinggi, serta komitmen pada prinsip green logistics guna memastikan kualitas ternak tetap prima saat sampai di lokasi tujuan,” ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement