IDXChannel - PT KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, melakukan ekspansi bisnis ke layanan pengiriman hasil bumi dan hewan ternak.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KAI logistik dengan PT Bogantara Indo Transport pada Kamis (7/5/2026). Pada tahap awal, KAI Logistik akan mengirimkan hewan ternak sapi dengan rute dari Jawa Timur menuju Jakarta.
Kerja sama ini mencerminkan sinergi perdana KAI Logistik dalam menghadirkan solusi distribusi komoditas pangan yang selama ini belum banyak dilayani melalui moda kereta api.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan mengatakan, langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi logistik terintegrasi (total logistics solution). KAI logistik melalui layanan KALOG Plus berupaya menghadirkan solusi logistik yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman multikomoditas dalam jumlah besar, termasuk sumber daya pangan hasil bumi dan ternak.
"Ini merupakan komoditas baru yang cukup menantang bagi kami, dan mendorong kami untuk berinovasi dalam mengembangkan layanan baru termasuk pengembangan gerbong pengangkut khusus berupa kontainer yang dimodifikasi dan disesuaikan untuk pengangkutan dalam jumlah besar," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
Melalui kerja sama ini, KAI Logistik dan Bogantara berharap dapat membuka peluang baru dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan mobilitas komoditas pangan, khususnya dari daerah penghasil menuju pusat permintaan. Langkah ini sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam mendukung ketahanan pangan.
Pada tahap awal, pengiriman hewan sapi dari Jawa Timur akan dilakukan lewat pusat logistik dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi menuju Stasiun Jakarta Gudang. Meski berawal dari pengiriman sapi, kedua belah pihak membuka peluang lebar untuk memperluas cakupan kerja sama ke berbagai jenis bahan pangan maupun hewan ternak lainnya sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar dan mitra bisnis.
Penggunaan moda transportasi kereta api untuk pengiriman hewan ternak menawarkan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan moda transportasi darat lainnya seperti truk. Dalam satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut jumlah yang jauh lebih besar. Estimasi kapasitas satu gerbong dapat menampung 14-18 ekor sapi, sehingga dalam satu kali perjalanan, minimal sekitar 280 ekor dapat terdistribusi secara sekaligus.
Yuskal menjelaskan, layanan ini menawarkan efisiensi waktu dengan estimasi pengiriman hanya 26 jam, waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan moda darat lainnya yang seringkali dihadapkan pada dinamika kondisi jalan yang beragam. Durasi perjalanan yang singkat ini menjadi faktor krusial bagi kesejahteraan hewan (animal welfare), karena mampu membuat kondisi ternak tetap stabil, minim stres, serta menjaga kesehatan hingga tiba di lokasi tujuan.
"Keunggulan ini juga dibarengi dengan standar keamanan, keselamatan, dan ketepatan waktu yang tinggi, serta komitmen pada prinsip green logistics guna memastikan kualitas ternak tetap prima saat sampai di lokasi tujuan,” ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)