Selain itu, IIF telah menyelesaikan batch pertama dari program penghimpunan dana melalui pasar modal senilai Rp652 miliar, yang terdiri dari obligasi Rp432 miliar dan surat berharga perpetual Rp220 miliar.
Rizki menegaskan bahwa IIF saat ini telah berada pada posisi yang baik untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
"Kami juga berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi beragam kebutuhan nasabah dan mendukung industri keuangan serta pasar modal secara keseluruhan," ujar Rizki.
(taufan sukma)