AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Kasus Positif Covid-19 di DKI Kini Tersisa 751 Orang

ECONOMICS
Dimas Choirul
Sabtu, 21 Mei 2022 06:19 WIB
Kasus positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta terus berkurang, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih ada 751 orang yang positif covid.
Kasus Positif Covid-19 di DKI Kini Tersisa 751 Orang (FOTO: MNC Media)
Kasus Positif Covid-19 di DKI Kini Tersisa 751 Orang (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kasus positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta terus berkurang, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih ada 751 orang yang positif covid.

“Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 25 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 751 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Jumat (20/5/2022).


Dwi mengatakan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.049 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.239 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 82 positif dan 7.157 negatif. 


Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 13.635 orang dites, dengan hasil 23 positif dan 13.612 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 


"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.233.494 dengan tingkat kesembuhan 98,7 persen, dan total 15.294 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ungkapnya.


Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD