AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

KCI Mencatat 226.000 Penumpang Naik KRL saat Lebaran

ECONOMICS
Giri Hartomo
Jum'at, 14 Mei 2021 19:33 WIB
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pada hari lebaran atau Kamis (13/5/2021) mencapai 226.000 orang
KCI Mencatat 226.000 Penumpang Naik KRL saat Lebaran. (Foto : MNC Media)
KCI Mencatat 226.000 Penumpang Naik KRL saat Lebaran. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pada hari lebaran atau Kamis (13/5/2021) mencapai 226.000 orang atau lebih kecil dibandingkan rata-rata penumpang pada hari kerja reguler.

Diungkapkan VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba, pada hari lebaran, pergerakan penumpang yang paling tinggi ada di Stasiun Bogor. Namun tidak dirincikan berapa persen dari jumlah 226.000 penumpang KRL yang keluar dan masuk dari Stasiun Bogor.

“Jadi kemarin hari pertama Lebaran itu 226 ribu. Pasti Bogor, Stasiun Bogor nomor satu,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Sementara itu, untuk Stasiun tersibuk masih dipegang oleh Stasiun Manggarai. Mengigat Stasiun Manggarai menjadi salah satu titik transit penumpang kereta dari berbagai tujuan Stasiun.

“Tapi untuk mobilisasi di stasiun transit dia kan enggak keluar ya, dan enggak banyak masuk. Tetapi di stasiun ini mereka ini adalah stasiun tersibuk. Cuman orang yang melakukan in atau gate out itu banyaknya di Bogor,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi fenomena mudik lokal, pihaknya akan melakukan pembatasan jam operasional. Termasuk juga jumlah armada yang beroperasi akan dibatasi hanya 886 kereta saja setiap harinya.

“Jadi kita sebenarnya melakukan 886 perjalanan per hari, dan operasionalnya sampai jam 8 malam. Biasanya kan kami menjalankan 984 perjalanan, tapi sampai jam 10 malam,” jelasnya.

Selain itu lanjut Anne, pihaknya juga akan melakukan rekayasa operasi KRL dengan memperpendek headway atau jarak antar kereta. Rekayasa ini akan dilakukan pada siang hari di mana aktivitas masyarakat sedang ramai.

“Jadi nanti teman-teman operasi kami akan lakukan pola operasi rekayasa lagi, memperkecil headaway siang hari,” jelasnya. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD