AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Kemendag Optimis Neraca Perdagangan 2021 Surplus Dua Kali Lipat dari 2020

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 30 November 2021 13:43 WIB
Kemendag optimis neraca perdagangan Indonesia tahun 2021 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Kemendag Optimis Neraca Perdagangan 2021 Surplus Dua Kali Lipat dari 2020 (Dok.MNC Media)
Kemendag Optimis Neraca Perdagangan 2021 Surplus Dua Kali Lipat dari 2020 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimis neraca perdagangan Indonesia tahun 2021 meningkat 2 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan membeberkan, optimisme ini didasarkan pada kinerja ekspor dan impor Indonesia yang kuat hingga Oktober 2021.

"Kami yakin akhir tahun nanti kami bisa dapat surplus perdagangan 2 kali lipat dari yang terjadi tahun 2020 lalu. Ini prestasi yang belum pernah terjadi di Indonesia," ujar Marolop dalam pelepasan ekspor satu juta liter reduktan pestisida di Banyuwangi, Selasa (30/11/2021).

Marolop membeberkan hingga Oktober 2021, neraca perdagangan Indonesia surplus USD 30,81 miliar. Capaian ini merupakan rekor kenaikan tertinggi Indonesia selama 10 tahun.

Sementara, neraca perdagangan Indonesia tahun lalu mencapai USD 21,47 miliar. "Bayangkan, 10 bulan sudah dapat USD 30 miliar. Jadi adanya pembatasan-pembatasan mobilitas ini tidak menghalangi kita memperoleh keuntungan dari perdagangan," kata Marolop.

Tentunya capaian neraca perdagangan ini disokong kinerja ekspor yang juga meningkat. Pada Oktober tahun ini, nilai ekspor mencapai USD 22,03 miliar. Angka ini, lanjut Marolop, diprediksi akan terus bertambah.

"Apalagi dengan adanya ekspor satu juta liter reduktan pestisida ke Malaysia oleh PT Pandawa Agri Indonesia ini," ujarnya.

Sebagai informasi, PT Pandawa Agri Indonesia kembali mengekspor satu juta liter reduktan pestisida ke Malaysia. Ekspor ini merupakan lanjutan dari ekspor Maret lalu. Bahan kimia pertanian ini dibutuhkan karena bisa menekan penggunaan pestisida hingga 50 persen dan berdampak lebih baik bagi lingkungan. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD