AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Keran Sapi Impor Bisa Dibuka Jika Ada Kelangkaan Daging Akibat Wabah PMK

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Sabtu, 28 Mei 2022 07:21 WIB
Badan Pangan Nasional (Bapan) kemungkinan membuka keran impor guna mengantisipasi kelangkaan daging sapi, mengingat pasokan daging sapi dihentikan sementara.
Keran Sapi Impor Bisa Dibuka Jika Ada Kelangkaan Daging Akibat Wabah PMK. (Foto: MNC Media)
Keran Sapi Impor Bisa Dibuka Jika Ada Kelangkaan Daging Akibat Wabah PMK. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pangan Nasional (Bapan) kemungkinan membuka keran impor guna mengantisipasi kelangkaan daging sapi, mengingat pasokan daging sapi dari Jawa Timur ke Jakarta, Banten, dan Bandung Raya dihentikan akibat pembatasan lalu lintas keluar masuk hewan.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengakui, bila pasokan daging sapi dari Jawa Timur ke sejumlah daerah di Indonesia terganggu akibat adanya wabah PMK.

"Ya, karena kejadian ini pasokan sapi Jawa Timur ke wilayah Jakarta, Banten, dan Bandung Raya sementara ditunda," ucap Arief Prasetyo Adi usai berkunjung di PG Krebet Baru Bululawang, Kabupaten Malang, pada Jumat petang (27/5/2022).

Sejauh ini stok daging sapi yang dibutuhkan di wilayah Jakarta, Banten, dan Bandung Raya disebut Arief masih aman. Sebab sejauh stok daging sapi mengandalkan sapi lokal yang digemukkan di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya. Namun bila dirasa masih kurang pemerintah siap membuka kran impor daging sapi guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kalau ada kekurangan, kita pasok daging sapi yang kita import dari Australia, India, dan Brasil. Sapi dari Australia ketat sekali pengawasan dan sertifikasinya, baik dari sisi kesehatan sampai kehalalannya. Karantinanya ketika sampai di Indonesia juga ketat," jelasnya.

Dirinya pun optimis pasokan daging sapi saat Hari Raya Idul Adha mendatang bakal tercukupi. Pasalnya ada impor hewan sapi hidup dan daging sapi beku dari negara yang disebutkan Arief tadi.

"Neraca pasokan sapi di Badan Pangan Nasional sampai juni positif hingga sekitar 30 ton. Yakni daging dari Australia, India, dan Brasil. Sapi hidup dari Australia, Sapi Frozen dari Brasil, dan Sapi Kerbau Frozen dari India," terangnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD