AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Kopiko Masuk Drama Korea, Kinerja Ekspor Industri Mamin Capai USD31,17 Miliar

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Sabtu, 24 April 2021 14:20 WIB
Masuknya produk Indonesia, Kopiko, ke salah satu adegan di drama Korea menimbulkan kebanggaan tersendiri di tanah air.
Kopiko Masuk Drama Korea, Kinerja Ekspor Industri Mamin Capai USD31,17 Miliar. (Foto: MNC Media)
Kopiko Masuk Drama Korea, Kinerja Ekspor Industri Mamin Capai USD31,17 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Masuknya produk Indonesia, Kopiko, ke salah satu adegan di drama Korea menimbulkan kebanggaan tersendiri di tanah air. Apa lagi, permen rasa kopi tersebut dilahap langsung oleh pemeran utamanya, Song Joong-ki.

Melalui akun Twitternya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan kebanggaan publik se-tanah air atas masuknya produk Indonesia di salah satu adegan Vicenzo. Meski demikian, bukan hanya Kopiko saja yang berhasil menembus pasar global.

"Seperti yang kita ketahui, produk industri makanan dan minuman #BanggaBuatanIndonesia memang banyak yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya dan berhasil menembus pasar global," tulis akun resmi Kemendag, @kemenperin_ri, Sabtu (24/4/2021).

Dalam catatan Kemendag, produk makanan dan minuman (mamin) merupakan satu dari tujuh sektor yang diprioritaskan pemerintah untuk ekspor. Apalagi, ekspor untuk produk tersebut sudah mencapai USD31,17 miliar di tahun ini.

Produk mamin sendiri menguasai 23,78 persen dari total ekspor industri pengolahan nonmigas, di mana secara total telah mencapai USD131,05 miliar.

Industri mamin telah mengalami pertumbuhan sebesar 8,16 persen dalam rentang tahun 2015-2019. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan industri nonmigas di Indonesia yang hanya sebesar 4,69 persen.

Masa pandemi Covid-19 juga tidak menghalangi proses pertumbuhan industri yang satu ini. Kemenperin mencatat, produk mamin tetap tumbuh 1,58 persen di 2020.

"Selain itu, industri makanan dan minuman merupakan satu dari tujuh sektor yang diprioritaskan dalam peta jalan Making Indonesia 4.0 karena memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian nasional," tutup @kemenperin_ri. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD