AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Krisis Energi Bikin Sawit Jadi Buruan Banyak Negara

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Rabu, 01 Desember 2021 19:07 WIB
Akibat krisis energi yang melanda sejumlah negara membuat minyak sawit dan olahan turunannya menjadi incaran banyak negara.
Krisis Energi Bikin Sawit Jadi Buruan Banyak Negara (FOTO: MNC Media)
Krisis Energi Bikin Sawit Jadi Buruan Banyak Negara (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Akibat krisis energi yang melanda sejumlah negara membuat minyak sawit dan olahan turunannya menjadi incaran banyak negara.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan, energi terbarukan berbasis kelapa sawit akan menjadi solusi atau alternatif dalam menghadapi krisis energi.

"Ini akan menjadikan kelapa sawit menjadi sebagai industri yang signifikan dalam di sektor energi terbarukan," ujarnya dalam 17th Indonesian Palm Oil Conference and 2022 Price Outlook, Rabu (1/12/2021).

Joko melanjutkan, tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa bagi industri kelapa sawit. Harga rata-rata minyak sawit mentah (CPO) telah melampaui USD1.000 per metrik ton sepanjang tahun.

Saat ini banyak negara yang sudah menuju fase pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Ini membuat permintaan minyak sawit mengalami kenaikan yang signifikan.

"Permintaan minyak sawit diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada saat krisis energi di sejumlah negara," kata Joko.

Dia meyakini biodiesel akan menjadi alternatif untuk mengatasi krisis energi ini. "Pertanyaannya, apakah harga ini akan berlanjut pada 2022, kita optimistis hal itu akan terjadi," tuturnya.(RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD