AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Kuba Minati Mie Instan hingga Perabotan Buatan Indonesia

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Senin, 22 Februari 2021 16:55 WIB
Duta Besar Nana Yuliana secara intensif telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah perusahaan ekspor-impor yang beroperasi di Kuba. 
Kuba Minati Mie Instan hingga Perabotan Buatan Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dalam upaya memperluas pemasaran produk Indonesia di Kuba, Duta Besar Nana Yuliana secara intensif telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah perusahaan ekspor-impor yang beroperasi di Kuba. 

Seperti yang dilakukan baru-baru ini dimana Duta Besar Nana Yuliana mengadakan pertemuan dengan Pucara, sebuah perusahaan asal Spanyol,  dan MTG yang berasal dari Chile guna menjajaki pemasaran produk Indonesia melalui kedua perusahaan tersebut.

Dikutip laman resmi Kementerian Luar Negeri, Sabtu (20/2/2021), dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Nana Yuliana juga menayangkan produk-produk Indonesia yang mempunyai potensi besar untuk dipasarkan di Kuba, antara lain seperti mi instan, tepung terigu, kertas, perabot, produk plastik, dan furnitur guna menarik minat kedua perusahaan tersebut bertransaksi dagang dengan Indonesia.

Dari hasil pertemuan tersebut, Pucara menyatakan ketertarikannya untuk membeli kertas dan APD (Alat Pelindung Diri), sedangkan MTG tertarik untuk membeli mi instan, tepung terigu, susu dengan berbagai rasa, susu cair murni (whole milk), skim milk (cair), dan  part skim milk (cair).

Sekadar informasi, ekspor utama Indonesia ke Kuba adalah kertas, sabun, minyak hewan dan nabati, glassware, dan furnitur. Dari Kuba Indonesia mengimpor gula, produk farmasi, tembakau dan cerutu, peralatan mesin untuk rumah sakit, kulit mentah, dan minuman keras Nilai total perdagangan kedua negara mencapai USD 5,7 juta sampai dengan November 2020.

Duta Besar Nana Yuliana menyatakan sejauh ini kedua perusahaan tersebut belum pernah menjual produk asal Indonesia dan mendorong perusahaan di Indonesia untuk dapat memanfaatkan pasar yang terbuka lebar tersebut, dan KBRI Havana siap untuk memfasilitasinya.

Blokade ekonomi Amerika Serikat terhadap Kuba menyebabkan banyak tantangan yang dihadapi untuk meningkatkan pemasaran produk-produk Indonesia ke Kuba, antara lain seperti proses pengiriman barang dan pembayarannya yang harus dilakukan melalui negara ketiga di sekitar Kuba. 

Karena itu Duta Besar Nana Yuliana aktif melakukan penjajakan kepada berbagai perusahaan ekspor impor yang ada di Kuba guna membuka akses pasar produk Indonesia di Kuba secara langsung. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD