sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Libur Panjang Idul Adha Tiba, Sektor Pariwisata RI Ketiban Cuan

Economics editor Maulina Ulfa - Riset
27/06/2023 15:37 WIB
Cuti bersama Hari Raya Idul Adha telah resmi ditetapkan pemerintah pada 28 dan 30 Juni 2023.
Libur Panjang Idul Adha Tiba, Sektor Pariwisata RI Ketiban Cuan. (Foto: MNC Media)
Libur Panjang Idul Adha Tiba, Sektor Pariwisata RI Ketiban Cuan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Cuti bersama Hari Raya Idul Adha telah resmi ditetapkan pemerintah pada 28 dan 30 Juni 2023. Ditambah Sabtu dan Minggu, libur Idul Adha akan berdurasi lebih panjang dari biasanya, yakni sebanyak 5 hari.

Namun terdapat perbedaan perlakukan cuti bersama ini bagi para pegawai negeri sipil (PNS) dan pekerja serta buruh swasta.

Bagi PNS, cuti bersama Idul Adha dipastikan tak akan mengurangi jatah cuti tahunan. Hal ini tertulis dalam diktum kedua Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Cuti Bersama Aparatur Sipil Negara Tahun 2023.

Sayangnya, ketentuan tidak berlaku bagi pegawai swasta. Berdasarkan ketentuannya dimuat dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/IV/2022 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama Pada Perusahaan, jika pegawai swasta mengambil libur saat tanggal cuti bersama, maka akan memangkas jatah cuti tahunan.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bahwa cuti bersama merupakan bagian dari cuti tahunan. Adapun terkait pelaksanaan cuti bersama ini juga bersifat fakultatif atau pilihan bagi pegawai swasta. Hal ini sesuai dengan kesepatan antara pengusaha dan pekerja atau serikat pekerja atau buruh.

Berpotensi Dongkrak Pariwisata

Libur Idul Adha bisa berpotensi mendongkrak sektor pariwisata RI. Hal ini disampaikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengimbau agar masyarakat memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Nia Niscaya pada Senin (26/6/2023).

"Sebentar lagi umat muslim akan merayakan Idul Adha atau lebaran haji. Ada tiga hari libur hari raya Idul Adha ini yang dapat digunakan bersama keluarga dan kerabat terdekat," ujar Nia dalam The Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin (26/6/2023).

Sebagai informasi, menurut data Trading Economics, pendapatan pariwisata di Indonesia meningkat menjadi USD2,82 miliar pada kuartal pertama 2023. Angka ini bahkan lebih besar dari sebelumnya sebesar USD2,52 miliar pada kuartal keempat 2022. (Lihat grafik di bawah ini.)

 

Sementara untuk menyambut libur panjang ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 556.778 tiket KA jarak jauh telah terjual pada periode 27 Juni hingga 2 Juli 2023.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan jika dirata-ratakan sebanyak 92.796 tiket per hari habis terjual. Adapun jumlah tersebut 74% dari total keseluruhan tiket KA jarak jauh yang dijual sebanyak 751.069 tiket.

Joni mengatakan, rute favorit masyarakat pada periode long weekend tersebut adalah Jakarta - Bandung pp, Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Purwokerto pp, Jakarta - Solo pp, Yogyakarta - Banyuwangi pp, dan relasi lainnya.

"Adapun jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/6/2023). 

Joni menjelaskan pada periode long weekend Idul Adha 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan 1.340 KA jarak jauh. Terdapat penambahan 18 perjalanan KA dibanding pekan sebelumnya yaitu Selasa (20 Juni) hingga Minggu (25 Juni) sebanyak 1.322 perjalanan KA.

KA yang ditambah perjalanannya yaitu KA Argo Parahyangan (Gambir - Bandung pp), KA Manahan (Gambir - Solo Balapan pp), KA Pandalungan (Gambir - Jember pp), KA Sancaka (Yogyakarta - Surabaya Gubeng pp), dan KA Kaligung (Semarang Poncol - Cirebon Prujakan pp).

“Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini,” kata Joni.

Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia masih gemar berwisata dan menghabiskan liburan. Sama halnya seperti momen mudik lebaran Idul Fitri, ini juga berpotensi untuk mendukung ekonomi lokal. (ADF)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement