AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26098.99
0.31%
+81.46
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,819
USD/IDR 14,160
Emas
816,398 / gram

Mantap! Jokowi Sebut Indonesia Urutan ke-6 Dunia Terkait Capaian Vaksinasi Covid-19

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Jum'at, 24 September 2021 17:46 WIB
Menurutnya tidak hanya berhasil mengamankan pasokan vaksin,capaian vaksinasi di Indonesia juga termasuk yang teratas.
Mantap! Jokowi Sebut Indonesia Urutan ke-6 Dunia Terkait Capaian Vaksinasi Covid-19 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia terus bergerak untuk mendapatkan vaksin covid-19. Sebab, saat ini vaksin sedang diperebutkan negara-negara di dunia. 

Menurutnya tidak hanya berhasil mengamankan pasokan vaksin,capaian vaksinasi di Indonesia juga termasuk yang teratas. “Dan kita cukup berhasil mengamankan pasokan vaksin covid-19 yang diperebutkan hampir 220 negara bahkan saat ini kita berada di peringkat ke-6 dunia sebagai negara dengan jumlah orang terbanyak yang telah divaksin berdasarkan total seluruh dunia,” katanya saat Pelantikan Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (PKP). 

Jokowi mengatakan bahwa selama hampir dua tahun ini pemerintah terus bekerja untuk mengatasi pandemi dengan langkah-langka extraordinary. Baik di bidang kesehatan maupun perekonomian. 

“Menangani bidang kesehatan, memberikan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan dan miskin, memberikan dukungan bagi UMKM dan dunia usaha agar mampu bertahan dan bergerak kembali,” ungkapnya. 

Dia menekankan bahwa dalam penanganan pandemi covid-19 ini pemerintah tidak dapat bekerja sendirian. Menurutnya partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. 

“Bersatu bergotong royong menghadapi pandemi. Saling membantu tanpa melihat perbedaan adalah kunci agar bangsa kita tetap tangguh,” pungkasnya. 

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD