AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19730.90
-0.96%
-191.55
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Mayora Optimis Ramadan dan Lebaran Bakal Dongkrak Penjualan

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 19 Maret 2021 13:04 WIB
Perseroan akan meningkatkan produksi pada semua segmen.
Mayora Optimis Ramadan dan Lebaran Bakal Dongkrak Penjualan (FOTO:MNC Media)
Mayora Optimis Ramadan dan Lebaran Bakal Dongkrak Penjualan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) optimistis momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini bakal mendongkrak kinerja. Inovasi dengan merilis produk baru dinilai akan ikut memberikan kontribusi kepada Perseroan. 

Sekretaris Perusahaan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Indah Yuni Gunawan mengatakan, secara historis semua produk meningkat penjualannya saat momentum Ramadan dan Lebaran. Perseroan akan meningkatkan produksi pada semua segmen. 

Dikutip program News Screen Morning IDX Channel, Jumat (19/3/2021), tidak hanya itu, perseroan juga terus berinovasi merilis produk baru. Dalam merilis produk baru selain melihat pasar, pihaknya juga melihat penerimaan pada masyarakat. 

Seperti diketahui, tahun ini MYOR telah merilis 10 produk baru yang diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja penjualan 5 sampai 10 persen. 

Meski menargetkan kontribusi yang terbilang kecil, tetapi hal itu akan mendukung pertumbuhan produk eksisting yang masih terus berjalan. 

Secara keseluruhan, MYOR percaya diri kinerja perseroan dapat tumbuh pesat pada tahun ini. Hingga kuartal III-2020, penjualan bersih MYOR terkikis tipis 2,11 persen secara year on year (yoy) dengan total Rp17,58 triliun atau turun dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai  Rp17,96 triliun. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD