AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4350
ACES
625
ACST
204
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
760
ADMF
8425
ADMG
168
ADRO
3880
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
108
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1320
AKSI
326
ALDO
700
ALKA
288
ALMI
396
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.68
-1.89%
-10.23
IHSG
7054.01
-1.74%
-124.57
LQ45
1007.03
-1.81%
-18.60
HSI
17927.82
-0.03%
-5.45
N225
26567.55
-2.16%
-586.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
794,490 / gram

Mendag Zulhas Lepas Ekspor Tekstil ke Jerman hingga Estonia, Nilainya USD400 Ribu

ECONOMICS
Ikhsan Permana SP/MPI
Sabtu, 13 Agustus 2022 17:06 WIB
Pelepasan ekspor ini dapat menjadi momentum perluasan pasar ekspor produk Indonesia ke depan dan menjadi penggerak roda ekonomi Indonesia
Mendag Zulhas Lepas Ekspor Tekstil ke Jerman hingga Estonia, Nilainya USD400 Ribu  (FOTO:MNC Media)
Mendag Zulhas Lepas Ekspor Tekstil ke Jerman hingga Estonia, Nilainya USD400 Ribu (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melepas ekspor produk tekstil PT Kewalram di Sumedang, Jawa Barat. 

Adapun poduk tekstil yang diekspor adalah benang poliester sebanyak 10 kontainer senilai USD400 ribu dengan tujuan Jerman, Polandia, Malaysia, India dan Estonia. Selain negara tradisional, PT Kewalram kini juga telah mulai mengekspor produk-produknya ke negara nontradisional.

Zulkifli Hasan mengatakan, pelepasan ekspor ini menjadi momentum perluasan akses pasar ekspor untuk produk-produk Indonesia dan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19.

“Pelepasan ekspor ini dapat menjadi momentum perluasan pasar ekspor produk Indonesia ke depan dan menjadi penggerak roda ekonomi Indonesia di masa pemulihan setelah pandemi,” ungkap Zulhas dalam keterangan pers, Sabtu (13/8/2022).

Dia menyampaikan pada 2021 Indonesia berada di urutan ke-15 sebagai negara eksportir tekstil dan produk tekstil (TPT) terbesar, dengan peningkatan sebesar 25,28 persen dibandingkan 2021. 

Sedangkan, pada periode Januari sampai dengan Mei 2022, nilai ekspor TPT Indonesia ke dunia mencapai USD 5,5 miliar. Nilai ini naik 22 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 4,2 miliar.

Sementara itu, nilai impor TPT dunia pada 2021 mencapai USD 403,62 miliar, dengan angka pertumbuhan 2020 sampai 2021 sebesar 22,46 persen. Peningkatan ini menandakan penjualan produk fesyen mulai pulih secara global pada 2022. 

Diketahui, lima besar negara importir TPT terbesar di dunia adalah Amerika Serikat, Jerman, Tiongkok, Prancis, dan Vietnam. Kelima negara ini termasuk dalam 60 negara yang menjadi tujuan ekspor PT Kewalram selama ini.

“Saya mengapresiasi PT Kewalram yang terus mendorong peningkatan ekspor dengan menjadi salah satu produsen tekstil yang produktif sehingga dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi Indonesia. Perusahaan seperti ini akan terus kami dukung. Bila perusahaan yang berorientasi ekspor maju indonesia juga akan maju,” tuturnya.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD