AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Menkeu Anggarkan Rp384,8 Triliun Buat Bangun Rumah, Jargas dan Irigasi

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Senin, 16 Agustus 2021 19:50 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut, anggaran untuk membangun program tersebut mencapai Rp384,8 triliun.
Menkeu Anggarkan Rp384,8 Triliun Buat Bangun Rumah, Jargas dan Irigasi (FOTO: MNC Media)
Menkeu Anggarkan Rp384,8 Triliun Buat Bangun Rumah, Jargas dan Irigasi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun depan terus membangun berbagai infrastruktur mulai dari pembangunan irigasi, perumahan hingga jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut, anggaran untuk membangun program tersebut mencapai Rp384,8 triliun.

Rinciannya, untuk mendukung penyediaan kebutuhan dasar manusia secara layak, meningkatkan produktivitas masyarakat dan dunia usaha melalui peningkatan konektivitas dan mobilitas, menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan, serta pemerataan infrastruktur dan akses TIK, dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dan literasi digital.

“Seperti pembangunan jaringan gas dan pembangunan jaringan irigasi dan rumah,"kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (16/8/2021).

Selain itu, ada angggaran untuk optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada tahun 2022 direncanakan sebesar Rp27,4 triliun, dengan arah kebijakan antara lain, membangun dan mengembangkan infrastruktur TIK untuk pemerataan akses dan konektivitas broadband di seluruh wilayah Indonesia, mendorong transformasi digital pada sektor ekonomi dan pemerintahan, serta mempersiapkan ekosistem digital dan SDM talenta digital  membangun pusat data nasional dan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Dan keempat meningkatkan pengembangan SDM dalam industri TIK," tandasnya.

Lalu, Ketahanan Pangan pada tahun 2022 direncanakan Rp76,9 triliun diarahkan antara lain untuk, peningkatan keterjangkauan dan kecukupan pangan yang beragam, berkualitas, bergizi, dan aman, peningkatan produktivitas dan pendapatan petani dan nelayan melalui penguatan kapasitas petani dan nelayan. 

Kemudian untuk penguatan akses terhadap input produksi, penyediaan sarana prasarana pertanian dan perikanan, serta mendorong mekanisasi dan penggunaan teknologi, peningkatan diversifikasi pangan dan kualitas gizi, perbaikan iklim usaha dan daya saing, serta penguatan sistem pangan berkelanjutan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD