sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menkraf Sebut Bandara Dapat Dimanfaatkan sebagai Etalase Karya Kreatif Nasional

Economics editor Yuwantoro Winduajie
04/04/2026 08:11 WIB
Menkraf menilai ruang publik seperti bandar udara dapat dimanfaatkan sebagai etalase karya kreatif nasional, termasuk pengembangan kekayaan intelektual
Menkraf Sebut Bandara Dapat Dimanfaatkan sebagai Etalase Karya Kreatif Nasional (FOTO:iNews Media Group)
Menkraf Sebut Bandara Dapat Dimanfaatkan sebagai Etalase Karya Kreatif Nasional (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menilai ruang publik seperti bandar udara dapat dimanfaatkan sebagai etalase karya kreatif nasional, termasuk pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) berbasis karakter.

Hal itu disampaikan saat kunjungan dan audiensi ke gerai Butter Baby di kawasan Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekraf mengapresiasi kehadiran Butter Baby sebagai jenama lokal yang tidak hanya bergerak di sektor makanan dan minuman, tetapi juga mengembangkan karakter sebagai aset IP.

“Saya melihat potensi luar biasa dari Butter Baby yang tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga berhasil membangun ekosistem karakter yang kuat sebagai aset IP bangsa,” ujar Menteri Ekraf saat mengunjungi gerai Butter Baby di Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Kementerian Ekraf, menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026.

"Kami menyambut hangat sinergi ini, mulai dari penguatan komunikasi melalui kanal resmi pemerintah hingga kolaborasi simbolis pada momen Hari Kemerdekaan nanti. Kehadiran saya pada Grand Opening 19 Juni 2026 merupakan bentuk komitmen penuh untuk mendukung karya talenta kreatif Indonesia yang membanggakan bagi bangsa," katanya.

Dia berharap kehadiran Butter Baby di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadi etalase kreativitas Indonesia yang membanggakan di mata penumpang internasional. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendorong jenama lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.

CEO Butter Baby, Shane John Lewis, mengatakan dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategis pihaknya untuk memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional, khususnya Thailand dan Malaysia.

"Langkah besar menuju negara tetangga merupakan bagian dari ambisi kami dalam memperkenalkan potensi kreatif Indonesia ke pasar mancanegara secara lebih luas. Kami optimistis bahwa sinergi lintas batas ini akan mengukuhkan posisi jenama sebagai pemain yang diperhitungkan di Asia Tenggara," ujarnya.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam kunjungan tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Gemintang K. Mallarangeng, serta Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner Dessy Widowati. 

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement