sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mentan Ungkap Empat Grup Perusahaan Terduga Penipuan Mutu Beras Beromzet Triliunan

Economics editor Rohman Wibowo
29/07/2026 14:44 WIB
Aksi manipulasi kualitas beras tersebut diperkirakan mengeruk keuntungan ilegal hingga triliunan rupiah dan memicu kerugian konsumen.
Mentan Ungkap Empat Grup Perusahaan Terduga Penipuan Mutu Beras Beromzet Triliunan. Foto: iNews Media Group.
Mentan Ungkap Empat Grup Perusahaan Terduga Penipuan Mutu Beras Beromzet Triliunan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik penipuan mutu beras yang melibatkan empat grup perusahaan besar. Aksi manipulasi kualitas beras tersebut diperkirakan mengeruk keuntungan ilegal hingga triliunan rupiah dan memicu kerugian konsumen.

Sistem kecurangan terstruktur ini diungkap setelah pengujian laboratorium menunjukkan adanya dugaan manipulasi mutu beras skala besar di tingkat produsen. Amran menegaskan bahwa perolehan angka fantastis oleh empat grup perusahaan tersebut sebagai kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat.

"Ada satu grup, itu untungnya Rp2 triliun (per bulan). Nah kita hitung, ini jadi bukan keuntungan, ya, ini penipuan, perampokan yang hitungan Rp98 triliun (per tahun)," kata Amran.

Dia memaparkan kalkulasi pembagian pasar tersebut, satu grup korporasi mampu mengantongi hingga Rp2,08 triliun per bulan atau setara Rp24 triliun per tahun.

"Empat grup ya, bukan empat pabrik," kata Amran.

Adapun, Bareskrim Polri sempat melakukan penyelidikan terhadap empat korporasi, mulai dari Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group) terkait dugaan pelanggaran mutu dan takaran beras.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement