AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Minat Warga AS Investasi ke RI Meningkat, Realisasi Capai USD1,5 Miliar

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Kamis, 27 Januari 2022 16:07 WIB
Minat warga negara asal Amerika Serikat (AS) untuk berinvestasi di Indonesia mengalami peningkatan.
Minat Warga AS Investasi ke RI Meningkat, Realisasi Capai USD1,5 Miliar. (Foto: MNC Media)
Minat Warga AS Investasi ke RI Meningkat, Realisasi Capai USD1,5 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan minat warga negara asal Amerika Serikat (AS) untuk berinvestasi di Indonesia mengalami peningkatan. Tercatat, dana yang masuk ke RI mencapai USD1,5 miliar.

Hal ini tercatat dalam Penanaman Modal Asing (PMA) yang tercatat sepanjang 2021 lalu sebesar Rp122,3 triliun. Kemudian jumlah Penanaman Modal Dalam Negeri Rp119,3 triliun.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menyebutkan, Singapura masih menjadi penyumbang PMA terbesar ke Indonesia dengan nilai Investasi USD2,1 miliar. Kemudian disusul Hong Kong atau RRT USD1,5 miliar. Dan posisi ketiga diisi oleh Amerika Serikat.

"Ini menarik di mana Amerika Serikat dalam lima tahun terakhir tidak pernah masuk lima besar. Kali ini dia masuk posisi ke tiga USD 1,2 miliar," katanya dalam Konferensi Pers, Kamis (27/1/2022).

Dia memproyeksikan Amerika di 2022 akan masuk nominasi kembali di lima besar. Sebab, investasi berasal dari Amerika sedang besar-besarnya di Tanah Air.

"Investasi di airport, kemudian lagi investasi di freeport dan beberapa investasi lainnya," ujarnya

posisi keempat PMA terbesar berasal dari China yakni USD0,9 miliar. Kemudian untuk posisi lima besar dipegang oleh Jepang, dengan nilai investasi RpUSD0,5 miliar.

"Jadi tidak benar jika investasi Indonesia hanya dari China. Jadi jangan lagi ada ngomong begitu," tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD