Karena itu, kata Zulhas, pemerintah akan memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor perikanan dalam kebijakan tahun ini. Pemerintah menargetkan nilai tukar nelayan dapat meningkat dari posisi 103 menuju 120.
"Saudara kita, sebangsa dan setanah air. Harus kita angkat. Itulah kebijakan Pak Prabowo tahun ini kita akan fokus nelayan dari 103, doakan mudah-mudahan kita bisa kejar sampai 120," katanya.
Dia menegaskan akan mengawal upaya peningkatan kesejahteraan nelayan tersebut sepanjang tahun ini hingga tahun depan. Sebab, persoalan nelayan bukan hanya menyangkut pendapatan, tetapi juga berkaitan dengan berbagai aturan dan keterbatasan kemampuan nelayan untuk menangkap ikan di wilayah laut yang lebih jauh.
Zulkifli juga menyinggung persoalan pencurian ikan yang merugikan Indonesia. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Menteri Kelautan dan Perikanan, potensi ikan Indonesia yang dicuri oleh negara lain mencapai lebih dari Rp200 triliun per tahun.
"Ikan kita menurut Menteri Kelautan Rp200 triliun lebih per tahun dicuri karena nelayan negara lain punya kemampuan, kapalnya besar," ujarnya.
(Dhera Arizona)