IDXChannel - Orang-orang kaya asal China memutuskan untuk memindahkan aset mereka dari Singapura ke Hong Kong. Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya Hong Kong yang memberikan karpet merah untuk crazy rich sementara Singapura mulai mengawasi dana-dana ilegal.
Dikutip dari Bloomberg, Selasa (16/7/2024), perusahaan New World Wealth dan Henley & Partners memperkirakan ada sekitar 200 jutawan yang akan pindah ke Hong Kong pada tahun ini berkat kebijakan relaksasi pajak family office dan kemudahan visa.
Sementara Singapura saat ini tengah mengawasi potensi dana pencucian uang senilai USD2,2 miliar atau Rp32 triliun yang membuat family office dan kekayaan orang-orang kaya masuk radar pemerintah.
Saat pandemi Covid-19 tahun 2020, banyak orang kaya yang masuk ke Singapura karena Hong Kong menerapkan aturan karantina yang ketat. Kini, banyak pelaku usaha yang kembali melirik Hong Kong karena kondisi bisnisnya mulai membaik di tengah langkah Singapura memperketat aturan pencucian uang.
Sepanjang tahun lalu, dana kelolaan investasi di Hong Kong menembus 31 triliun dolar Hong Kong, tumbuh 2,1 persen didorong oleh kinerja positif private banking dan manajemen aset. Dana asing meningkat tiga kali lipat di 2023 menjadi 390 miliar dolar Hong Hong.