Baginya, jumlah dua orang Wamenkeu adalah angka maksimal yang ideal untuk membantu kinerjanya.
"Enggak ada (kuota tambahan). Cukup dua maksimal. Kalau kurang, bagus," kata Purbaya.
Selama masa transisi di mana satu kursi Wamenkeu masih kosong, Purbaya menjamin operasional di Lapangan Banteng tetap berjalan normal. Dia tidak menunjuk Pelaksana Harian (Plh) karena struktur organisasi di bawahnya masih sangat solid dan terkendali.
"Enggak ada (Plh), di bawahnya kan ada dirjen-dirjen saya ngendaliin sama wamen yang ada sekarang, enggak ada masalah," pungkasnya.
Hingga saat ini, Kementerian Keuangan tetap fokus pada koordinasi internal dengan mengandalkan jajaran Direktur Jenderal dan satu Wamenkeu yang ada untuk mengawal target-target fiskal di awal tahun 2026, sembari menunggu Keputusan Presiden terkait pelantikan resmi wamenkeu baru.
(Nur Ichsan Yuniarto)