“Jadwal konstruksi akan menyesuaikan dengan ketersediaan lahan dengan minimal progress 80 persen secara gate to gate akan segera dimulai proses pengadaan jasa konstruksi, sehingga pelaksanaan konstruksi antara gerbang satu dengan yang lainnya tidak terputus di tengah, dan nantinya dapat dioperasikan secara menerus,” kata Arie.
(SLF)