AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Pemerintah Bakal Terapkan MLFF, Gerbang Tol Tak Lagi Gunakan Palang

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 20 Mei 2022 20:23 WIB
Dengan nantinya menggunakan MLFF, maka dimungkinkan ke depan bentuk fisik dari gerbang tol juga akan mengalami perubahan.
Pemerintah Bakal Terapkan MLFF, Gerbang Tol Tak Lagi Gunakan Palang (foto: MNC Media)
Pemerintah Bakal Terapkan MLFF, Gerbang Tol Tak Lagi Gunakan Palang (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah berencana menerapkan sistem transaksi tol tanpa sentuh dengan menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF). Dengan sistem baru tersebut, nantinya setiap kendaraan yang bakal masuk tol tidak perlu lagi berhenti untuk melakukan transaksi pembayaran.

Dengan nantinya menggunakan MLFF, maka dimungkinkan ke depan bentuk fisik dari gerbang tol juga akan mengalami perubahan dengan tidak lagi menggunakan palang. Sebelumnya, fungsi palang diperlukan untuk memberhentikan kendaraan yang bakal melintas agar lebih dulu melakukan transaksi pembayaran melalui e-money. Baru ketika transaksi berhasil dilakukan, palang pintu otomatis terbuka dan kendaraan pengguna tol bisa melanjutkan perjalanannya.

"Pada saat mereka menggunakan jalan tol tersebut manakala kita sudah menghilangkan (palang) pintu-pintu yang ada di jalan tol," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dalam FGD Instran, Jumat (20/5/2022).

Danang menjelaskan, nantinya hal tersebut bakal diterapkan secara bertahap, sehingga gerbang-gerbang tol yang ada di Indonesia sudah tidak lagi memiliki palang di gerbang tol.

Meski demikian Danang menjelaskan hal tersebut menimbulkan tantangan tersendiri terkait adanya potensi yang bakal terjadi ketika pengendara justru tidak melakukan transaksi atau langsung jalan begitu saja ketika melewati gerbang tol.

"Yang menjadi kekhawatiran besar bagi badan usaha jalan tol adalah non paying customer yang itu tidak dapat collect pembayarannya oleh badan usaha jalan tol maupun badan usaha pelaksana," kata Danang.

"Kondisi seperti itu karena ketergantungan pada teknologi menimbulkan eksposur baru, salah satunya muncul yang dinamakan kemungkinan adanya non paying customer, atau konsumen yang tidak membayar," pungkasnya.

Seperti diketahui pada akhir tahun 2022 rencananya pemerintah bakal mulai menerapkan sistem transaksi tol tanpa sentuh di beberapa ruas tol. Sistem tersebut digadang-gadang bakal menjadi transformasi modern sistem pembayaran di jalan tol.

Sebab penerapan sistem tersebut memerlukan teknologi tambahan seperti OBU (on Board Unit) yang bakal di tempatkan di setiap kendaraan yang nantinya sebagai ukuran. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD