AALI
8050
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
805
ACES
1340
ACST
222
ACST-R
0
ADES
1825
ADHI
865
ADMF
8100
ADMG
154
ADRO
1290
AGAR
404
AGII
1190
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
300
AHAP
65
AIMS
374
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3130
AKSI
476
ALDO
735
ALKA
234
ALMI
242
ALTO
374
Market Watch
Last updated : 2021/06/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.88
0.99%
+4.52
IHSG
6087.84
1.53%
+91.59
LQ45
868.47
1.11%
+9.54
HSI
28309.76
-0.63%
-179.24
N225
28884.13
3.12%
+873.20
NYSE
16411.98
1.66%
+268.03
Kurs
HKD/IDR 1,852
USD/IDR 14,400
Emas
823,703 / gram

Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 10 Juni 2021 17:37 WIB
Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Pemeritah bahkan memprediksi ekonomi digital Indonesia akan tumbuh delapan kali lipat dan paling besar di ASEAN pada 2030.

“Kita sadar ekonomi digital di Indonesia ini mempunyai prospek yang sangat baik,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Lutfi mengungkapkan, kalau dilihat pada 2020, ekonomi digital Indonesia saat ini menghasilkan 4 persen dari GDP nasional. Dalam 9-10 tahun ke depan di 2030, pertumbuhahan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi 24.000 triliun pada 2030.

“Tetapi, pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh 8 kali lipat 632 trilun menjadi Rp4.531 triliun. Dari jumlah tersebut e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar yaitu 34 persen atau setara dengan 1.900 triliun, lalu diikuti b to b bisnis dengan besar 13 persen atau setara dengan 763 triliun, health act akan berkontribusi Rp471,6 atau delapan persen dari pertumbuhan,” ungkapnya.

Lufti mengungkapkan lagi, e-Commerce Indonesia mempunyai peran yang sangat besar, online travel dengan 575 triliun, online media juga 191 triliun, read healing seperti Gojek dan Grab 401 triliun pada 2030 dan Financial Technology juga akan begitu.

“Indonesia akan mempunyai GDP lebih besar dari 55 persen dari pada GDP Digital ASEAN , jumlahnya kira-kira Rp323 triliun dan akan tumbuh menjadi Rp417 triliun pada tahun 2030,” ungkapnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD