AALI
9325
ABBA
208
ABDA
5500
ABMM
2080
ACES
725
ACST
156
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
710
ADMF
7975
ADMG
165
ADRO
2770
AGAR
336
AGII
1995
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
138
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1330
AKRA
900
AKSI
288
ALDO
790
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/07/04 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.36
-2.52%
-13.10
IHSG
6639.17
-2.28%
-155.16
LQ45
950.15
-2.48%
-24.18
HSI
21830.35
-0.14%
-29.44
N225
26153.81
0.84%
+218.19
NYSE
14636.76
1.03%
+149.16
Kurs
HKD/IDR 1,905
USD/IDR 14,965
Emas
870,052 / gram

Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 10 Juni 2021 17:37 WIB
Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030 (FOTO: MNC Media)
Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Pemeritah bahkan memprediksi ekonomi digital Indonesia akan tumbuh delapan kali lipat dan paling besar di ASEAN pada 2030.

“Kita sadar ekonomi digital di Indonesia ini mempunyai prospek yang sangat baik,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Lutfi mengungkapkan, kalau dilihat pada 2020, ekonomi digital Indonesia saat ini menghasilkan 4 persen dari GDP nasional. Dalam 9-10 tahun ke depan di 2030, pertumbuhahan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi 24.000 triliun pada 2030.

“Tetapi, pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh 8 kali lipat 632 trilun menjadi Rp4.531 triliun. Dari jumlah tersebut e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar yaitu 34 persen atau setara dengan 1.900 triliun, lalu diikuti b to b bisnis dengan besar 13 persen atau setara dengan 763 triliun, health act akan berkontribusi Rp471,6 atau delapan persen dari pertumbuhan,” ungkapnya.

Lufti mengungkapkan lagi, e-Commerce Indonesia mempunyai peran yang sangat besar, online travel dengan 575 triliun, online media juga 191 triliun, read healing seperti Gojek dan Grab 401 triliun pada 2030 dan Financial Technology juga akan begitu.

“Indonesia akan mempunyai GDP lebih besar dari 55 persen dari pada GDP Digital ASEAN , jumlahnya kira-kira Rp323 triliun dan akan tumbuh menjadi Rp417 triliun pada tahun 2030,” ungkapnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD