AALI
8350
ABBA
575
ABDA
0
ABMM
1490
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2860
ADHI
885
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1330
AGAR
356
AGII
1295
AGRO
2340
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
65
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
3840
AKSI
430
ALDO
745
ALKA
240
ALMI
250
ALTO
304
Market Watch
Last updated : 2021/09/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
454.06
-1.08%
-4.96
IHSG
6095.73
-0.61%
-37.52
LQ45
853.10
-1.08%
-9.35
HSI
24345.22
-2.31%
-575.54
N225
30500.05
0.58%
+176.75
NYSE
16460.35
-0.7%
-116.45
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,230
Emas
801,690 / gram

Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 10 Juni 2021 17:37 WIB
Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Pemerintah Prediksi Ekonomi Digital RI Melonjak 8 Kali Lipat di 2030 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ekonomi digital akan menjadi salah satu sumber penting bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Pemeritah bahkan memprediksi ekonomi digital Indonesia akan tumbuh delapan kali lipat dan paling besar di ASEAN pada 2030.

“Kita sadar ekonomi digital di Indonesia ini mempunyai prospek yang sangat baik,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Lutfi mengungkapkan, kalau dilihat pada 2020, ekonomi digital Indonesia saat ini menghasilkan 4 persen dari GDP nasional. Dalam 9-10 tahun ke depan di 2030, pertumbuhahan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi 24.000 triliun pada 2030.

“Tetapi, pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh 8 kali lipat 632 trilun menjadi Rp4.531 triliun. Dari jumlah tersebut e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar yaitu 34 persen atau setara dengan 1.900 triliun, lalu diikuti b to b bisnis dengan besar 13 persen atau setara dengan 763 triliun, health act akan berkontribusi Rp471,6 atau delapan persen dari pertumbuhan,” ungkapnya.

Lufti mengungkapkan lagi, e-Commerce Indonesia mempunyai peran yang sangat besar, online travel dengan 575 triliun, online media juga 191 triliun, read healing seperti Gojek dan Grab 401 triliun pada 2030 dan Financial Technology juga akan begitu.

“Indonesia akan mempunyai GDP lebih besar dari 55 persen dari pada GDP Digital ASEAN , jumlahnya kira-kira Rp323 triliun dan akan tumbuh menjadi Rp417 triliun pada tahun 2030,” ungkapnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD