IDXChannel – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai langkah cepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga dalam menangani antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara (Sumut) menjadi upaya penting untuk menjaga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Anthony Leong, mengatakan ketersediaan BBM memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi daerah. Namun, dia juga mengapresiasi komitmen Pertamina dalam mempercepat normalisasi pasokan sekaligus mengurangi antrean yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.
“Kelangkaan dan antrean BBM yang sempat terjadi di Sumatera Utara tentu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. BBM merupakan komoditas strategis yang memengaruhi mobilitas, distribusi barang, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok,” kata Anthony, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).
Menurut Anthony, dari perspektif dunia usaha, gangguan pasokan BBM dapat meningkatkan biaya logistik dan menghambat pergerakan barang serta jasa. Dia menyarankan perlu adanya langkah antisipatif secara lebih kuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Anthony menilai penambahan armada mobil tangki, personel distribusi, serta operasional terminal BBM selama 24 jam yang dilakukan Pertamina akan mampu mempercepat pemulihan pasokan di wilayah terdampak. Upaya tersebut, kata dia, menunjukkan komitmen perusahaan untuk mempercepat normalisasi pasokan sekaligus mengurangi antrean yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.