AALI
8825
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
760
ADMF
8550
ADMG
167
ADRO
3850
AGAR
324
AGII
2350
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
396
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.30
-1.77%
-9.61
IHSG
7055.22
-1.72%
-123.36
LQ45
1007.76
-1.74%
-17.88
HSI
17835.35
-0.55%
-97.92
N225
26448.89
-2.6%
-704.94
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Perbaikan Jalan di Selatan KBB Molor, Pemda Stop Kerja Sama dengan Kontraktor

ECONOMICS
Adi Haryanto
Selasa, 05 Juli 2022 13:06 WIB
Pelaksanaan perbaikan jalan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kendala dan tidak sesuai target.
Perbaikan Jalan di Selatan KBB Molor, Pemda Stop Kerja Sama dengan Kontraktor (Dok.MNC)
Perbaikan Jalan di Selatan KBB Molor, Pemda Stop Kerja Sama dengan Kontraktor (Dok.MNC)

IDXChannel - Pelaksanaan perbaikan jalan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahap satu total sepanjang 71 kilometer yang didanai dari utang ke PT (Sarana Multi Infrastruktur) SMI, kemungkinan tidak akan mencapai target.

Pasalnya hingga batas akhir pelaksanaan proyek tersebut di bulan Juli 2022 ini, progres pengerjaan baru mencapai 65%. Sehingga dengan waktu tersisa akan sangat berat untuk bisa selesai 100% sesuai target yang dicanangkan. 

"Progres perbaikan jalan mengalami keterlambatan pengerjaan. Sehingga dipastikan tidak bakal selesai sesuai target," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, Selasa (5/7/2022).

Hengki menegaskan bakal menyetop kontrak dengan pihak ketiga sebagai pelaksana proyek setelah selesai perjanjian kerja pada 27 Juli 2022 mendatang. Padahal ini adalah toleransi waktu perpanjangan yang diberikan, setelah gagal selesai pada akhir tahun 2021 lalu. 

"Mereka kan cuma punya batas waktu sampai akhir Juli 2022. Kalau ini tidak selesai sesuai perjanjian kontrak, ya kita stop," sambungnya. 

Ke depannya, lanjut Hengki, Pemda KBB akan memakai dana APBD untuk merampungkan sisa perbaikan jalan itu hingga 100%. Sehingga dana pinjaman ke PT SMI distop lalu coba dianggarkan di tahun 2023 dengan menggunakan dana APBD KBB.

Dirinya menilai kegagalan proyek jalan di selatan KBB sehingga tidak tuntas sesuai target disebabkan adanya kendala-kendala lapangan yang dihadapi pihak ketiga. Sementara dari sisi pemerintah daerah justru telah bekerja optimal dengan melakukan pinjaman anggaran. 

"Kendalanya ada di pihak ketiga, karena dari sisi penganggaran tidak ada masalah karena sudah dicover pinjaman ke PT SMI. Mungkin banyak masalah di lapangan," tuturnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD