AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Percepat Herd Immunity, Kemenkes Izinkan Vaksin Sinopharm untuk Masyarakat Umum

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Senin, 14 Juni 2021 14:33 WIB
Sebagai upaya mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity, Kementerian Kesehatan mengubah aturan program vaksinasi.
MNC Media

IDXChannel - Sebagai upaya mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity, Kementerian Kesehatan mengubah aturan program vaksinasi. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 18 Tahun 2021.

Di PMK terbaru, dijelaskan bahwa Kemenkes mengizinkan penggunaan jenis vaksin Covid-19 yang sama antara program vaksinasi pemerintah dengan vaksinasi Gotong Royong. Namun ada catatan penting di sana.

"Dengan ketentuan bahwa jenis vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Program (pemerintah) diperoleh dari hibah, sumbangan, ataupun pemberian baik dari masyarakat maupun negara lain," terang PMK baru yang diterbitkan Kemenkes di laman Sehat Negeriku.

Ada tambahan catatan juga di sana bahwa vaksin Covid-19 yang dimaksud tidak boleh diperjualbelikan dan harus diberikan tanda khusus yang bisa dikenali secara kasat mata.

Lantas, apa makna dari aturan baru ini?

Menurut Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, "Artinya, kalau ada vaksin yang hibah dan mereknya sama dengan vaksin Gotong Royong, maka ini bisa digunakan pada program vaksin pemerintah," ujarnya saat diwawancarai MNC Portal melalui pesan singkat, Senin (14/6/2021).

Tapi, Siti Nadia menegaskan bahwa aturan tersebut hanya berlaku pada mekanisme vaksin pemerintah, tidak sebaliknya. "Jadi, enggak bisa vaksin Gotong Royong pakai merek vaksin yang dipakai pada vaksinasi pemerintah. PMK baru ini hanya berlaku digunakan pada mekanisme vaksin pemerintah," tambahnya.

Dengan kata lain, sekarang ini jika ada hibah vaksin Sinopharm yang merupakan vaksin Gotong Royong, maka program vaksin pemerintah bisa menggunakan vaksin tersebut. Tapi, program vaksinasi Gotong Royong sampai saat ini masih tidak diperkenankan menggunakan jenis vaksin yang sudah dipakai dalam program vaksinasi pemerintah. 

Hingga saat ini, vaksinasi Pemerintah menggunakan merk vaksin Covid-19 dari Sinovac dan AstraZeneca. Sedangkan, untuk vaksinasi Gotong Royong menggunakan Sinopharm.  

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD