"Polda Sumatera Utara berkomitmen mendukung kelancaran distribusi energi melalui pengamanan dan pengawalan agar penyaluran BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami akan terus bersinergi dengan Pertamina Patra Niaga serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga situasi tetap kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik," katanya.
Selain memperkuat pengamanan, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan berbagai aspek operasional untuk mempercepat distribusi. Langkah tersebut meliputi pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Perseroan menyatakan berbagai upaya tersebut telah membuahkan hasil. Operasional Integrated Terminal Medan Group kini kembali berjalan normal, sementara penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya terus berlangsung dengan lancar.
Pertamina juga memastikan stok BBM di wilayah Sumatera Utara berada dalam kondisi aman. Perusahaan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan distribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga menyatakan terus memperkuat koordinasi dengan Polda Sumut, pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta pemangku kepentingan lainnya guna menjaga kelancaran distribusi energi dan memperkuat ketahanan pasokan BBM di Sumatera Utara.
(NIA DEVIYANA)