sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertumbuhan Sektor Manufaktur Asia Tenggara Melambat pada September 2024

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
01/10/2024 09:50 WIB
Headline Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur ASEAN dari S&P Global turun ke 50,5 pada September 2024 dari 51,1 di bulan sebelumnya.
Pertumbuhan Sektor Manufaktur Asia Tenggara Melambat pada September 2024. (Foto: MNC Media)
Pertumbuhan Sektor Manufaktur Asia Tenggara Melambat pada September 2024. (Foto: MNC Media)

IDXChannel -  Headline Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur ASEAN dari S&P Global turun ke 50,5 pada September 2024 dari 51,1 di bulan sebelumnya. 

Angka di atas 50 menunjukkan ekpansi, sementara skor di bawahnya mengindikasikan kontraksi. PMI Manufaktur ASEAN telah mencatat pertumbuhan selama sembilan bulan berturut-turut.

“Data PMI ASEAN menunjukkan pertumbuhan melambat pada September," kata Ekonom S&P Global Market Intelligence Maryam Baluch dalam keterangan persnya pada Selasa (1/10/2024).

"Output kembali turun, sementara penurunan tajam pada volume perdagangan membebani keseluruhan permintaan," katanya.

Akan tetapi, angka lapangan kerja naik dan kepercayaan diri membaik. Perusahaan-perusahaan mengantisipasi kenaikan output dalam 12 bulan ke depan.

Selain itu, Ttngkat inflasi harga input terus menurun sejak Agustus, dengan beban biaya naik pada laju terlemah dalam 13 bulan. Tingkat inflasi biaya juga berkurang dan tergolong marginal secara keseluruhan. 

“Kabar baiknya, tekanan inflasi terus turun pada September. Penurunan harga mungkin mendorong perekonomian negara ASEAN lainnya untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter, demikian juga di Filipina yang sedang mengalami perlambatan pertumbuhan output," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement