IDXChannel - Perusahaan-perusahaan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menandatangani kesepakatan perdagangan dan investasi senilai lebih dari USD7 miliar atau sekitar Rp118 triliun.
Dilansir dari Reuters pada Kamis (19/2/2026), penandatanganan tersebut dilakukan saat jamuan makan malam untuk Presiden Prabowo Subianto yang diadakan di Washington oleh US-ASEAN Business Council (USABC).
Acara tersebut digelar sehari sebelum pertemuan antara Prabowo dengan Presiden AS Donald Trump untuk menandatangani kesepakatan perdagangan bilateral.
Menurut USABC, kerja sama bisnis in mencakup pembelian sejumlah komoditas pertanian AS oleh perusahaan-perusahaan Indonesia, ternasuk 1 juta ton kedelai, 1,6 juta ton jagung, dan 93.000 ton kapas.
Indonesia juga akan membeli 1 juta ton gandum AS tahun ini. Jumlahnya dapat meningkat menjadi 5 juta ton pada 2030.