AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Pesan Erick Thohir ke Garuda (GIAA): Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 27 Juni 2022 14:45 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap agar bisnis PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), ke depannya bukan untuk 'gaya-gayaan'.
Pesan Erick Thohir ke Garuda (GIAA): Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan. (Foto: MNC Media)
Pesan Erick Thohir ke Garuda (GIAA): Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Usai melalui proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap agar bisnis PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), ke depannya bukan untuk 'gaya-gayaan'.

Pernyataan ini sekaligus menyambut disetujuinya proses perdamaian maskapai penerbangan pelat merah ini dengan mendapatkan homologasi atau kesepakatan damai dengan para kreditur.

Kesepakatan damai ini terkait dengan proposal restrukturisasi utang senilai Rp142 triliun yang diproses melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). 

Erick menyebut bisnis Garuda Indonesia akan difokuskan pada penerbangan domestik, umroh/haji, hingga kargo. Dia menilai fokus ini sejalan dengan potensi market penerbangan domestik yang sangat potensial  

"Ya ngapain kita bisnis gaya-gayaan, lebih baik kita memperbaiki domestik kita yang sangat besar marketnya, tetapi luar negerinya sedikit saja itu pun umroh/haji dan kargo, yang lainnya lebih kepada domestik. Nah jadi untuk masalah ke depannya masih terlalu dini kita fokus hari ini dulu," ungkap Erick dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (27/6/2022). 

Menurutnya, homologasi yang dicapai emiten bersandi saham GIAA ini merupakan hasil kerja keras banyak pihak, sehingga mampu menghasilkan keputusan terbaik. 

"Bahwa penyelesaian ini konkret tidak setengah-setengah, karena dalam melakukan perbaikan sebuah perusahaan, apalagi BUMN yang harus sehat dan juga bagian kita mengintervensi market seperti harga tiket yang lagi mahal hari ini, kan ini menjadi penyeimbang," tutur dia. 

Di tempat terpisah, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyebut implementasi rencana bisnis perusahaan akan dilakukan setelah 30 hari pasca pengumuman PKPU atau terhitung sejak Senin 27 Juni 2022. 

"Yang jelas, alhamdulillah ternyata tahap ini (PKPU) bisa kita lewati lancar, hari ini dan tentu saja, sesuai dengan kesepakatan hari ini, proses restruk kita akan dilanjutkan 30 hari, untuk finalisasi dengan semua kreditur, alhamdulillah bisa sampai di tahap ini meski tertunda 1 pekan kemarin," ungkap Irfan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Adapun aksi korporasi yang dibidik emiten dengan kode saham GIAA ini diantaranya melakukan rights issue sebanyak dua kali. Langkah ini untuk memperkuat modal perusahaan. Rights issue pertama pemerintah akan menginjeksikan Rp7,5 triliun untuk porsi awal restrukturisasi Garuda. Di mana pemerintah mengalokasikan penyertaan modal negara dari cadangan pembiayaan investasi, pembiayaan operasional, dan pendanaan restrukturisasi selama 2022-2023.

Adapun rights issue tahap kedua akan dilakukan pada awal III-IV untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Setelah proses rights issue tahap kedua tersebut, maka persentase kepemilikan saham pemerintah di Garuda minimal sebesar 51%.

"Tentu akan ada penanaman modal pemerintah yang sudah disetujui DPR, dengan syarat tercapai homologasi, dengan sudah homologasi, proses penanaman modal bisa kita lakukan dalam bentuk rights issue dan segala macam dan butuh proses yang harus difinalisasi untuk menjaga governance," tutur dia. 

Manajemen juga akan mengoperasikan pesawat dua kali lipat dari jumlah saat ini. Irfan menyebut akan ada 70 armada pesawat yang dioperasikan.

"Tidak mengurangi rute sementara waktu, rute saat ini masuk dalam klasifikasi menguntungkan, kemungkinan besar akan ditambah frekuensinya, dan kemungkinan beberapa rute yg kita buka belum dibuka, akan dibuka kembali," kata dia. 

Lalu, pelaksanaan Rapat Umum Pemegang saham (RUPS). Irfan berharap pelaksanaan RUPS segera dilakukan sehingga perusahaan bisa memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD