AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Polemik Krisis Energi di Eropa, Putin Siap Pasok Gas Alam Rusia

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Kamis, 14 Oktober 2021 14:43 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa. Rusia sebagai supplier gas terbesar bagi Eropa telah siap melakukan atau diskusi jika ada langkah tambahan dalam menstabilkan pasar di kawasan.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Kamis (14/10/2021), eksportir energi terbesar di dunia ini memiliki cadangan minyak dan gas lebih dari USD600 miliar. Tak hanya itu beban utangnya juga sangat rendah dalam mengelola suku bunga untuk menjinakkan inflasi.

Mengutip Bloomberg, Rusia sebagai supplier gas terbesar bagi Eropa telah siap untuk melakukan diskusi jika ada tambahan untuk menstabilkan pasar di kawasan. Namun Presiden Putin mengungkapkan kritik adanya kekurangan yang sistematis dalam sistem energi di Eropa, ia juga menyalahkan adanya sistem peralihan sektor energi.

Rusia telah melakukan peningkatan pengapalan ke Eropa sebesar 15% dalam 9 bulan pertama pada tahun ini. Terpantau harga gas patokan Eropa naik sebanyak 8,9% menjadi 93,35 euro per megawatt/hours pada Rabu (13/10).

Sementara itu BUMN gas Rusia GAZPROM PJSC tengah memenuhi kontrak jangka panjang menjadi salah satu penyebab rendahnya persediaan gas di kawasan tersebut menipis. Berdasarkan data historis, produksi GAZPROM bulan lalu yang tertinggi selama satu dekade terakhir, namun ekspor penting ke luar negeri jadi yang terendah setidaknya sejak September 2016. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD