AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Polemik Krisis Energi di Eropa, Putin Siap Pasok Gas Alam Rusia

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Kamis, 14 Oktober 2021 14:43 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa. (Foto: MNC Media)
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap memasok gas alam di tengah krisis listrik di benua Eropa. Rusia sebagai supplier gas terbesar bagi Eropa telah siap melakukan atau diskusi jika ada langkah tambahan dalam menstabilkan pasar di kawasan.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Kamis (14/10/2021), eksportir energi terbesar di dunia ini memiliki cadangan minyak dan gas lebih dari USD600 miliar. Tak hanya itu beban utangnya juga sangat rendah dalam mengelola suku bunga untuk menjinakkan inflasi.

Mengutip Bloomberg, Rusia sebagai supplier gas terbesar bagi Eropa telah siap untuk melakukan diskusi jika ada tambahan untuk menstabilkan pasar di kawasan. Namun Presiden Putin mengungkapkan kritik adanya kekurangan yang sistematis dalam sistem energi di Eropa, ia juga menyalahkan adanya sistem peralihan sektor energi.

Rusia telah melakukan peningkatan pengapalan ke Eropa sebesar 15% dalam 9 bulan pertama pada tahun ini. Terpantau harga gas patokan Eropa naik sebanyak 8,9% menjadi 93,35 euro per megawatt/hours pada Rabu (13/10).

Sementara itu BUMN gas Rusia GAZPROM PJSC tengah memenuhi kontrak jangka panjang menjadi salah satu penyebab rendahnya persediaan gas di kawasan tersebut menipis. Berdasarkan data historis, produksi GAZPROM bulan lalu yang tertinggi selama satu dekade terakhir, namun ekspor penting ke luar negeri jadi yang terendah setidaknya sejak September 2016. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD