AALI
9925
ABBA
400
ABDA
6500
ABMM
1555
ACES
1275
ACST
236
ACST-R
0
ADES
3050
ADHI
1085
ADMF
7800
ADMG
195
ADRO
1925
AGAR
330
AGII
1485
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
71
AIMS
440
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1070
AKRA
4290
AKSI
400
ALDO
960
ALKA
240
ALMI
246
ALTO
262
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.74
-0.54%
-2.76
IHSG
6603.80
0.02%
+1.23
LQ45
945.59
-0.48%
-4.58
HSI
23996.87
0.06%
+13.21
N225
28860.62
1.42%
+405.02
NYSE
0.00
-100%
-16591.97
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,343
Emas
824,868 / gram

PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut: Kita Akan Hidup Bertahun-tahun Pakai Masker

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Senin, 09 Agustus 2021 20:46 WIB
Luhut Binsar Panjaitan menerangkan bahwa masyarakat Indonesia harus bersahabat dengan masker.
PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut: Kita Akan Hidup Bertahun-tahun Pakai Masker (FOTO:MNC Media)
PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut: Kita Akan Hidup Bertahun-tahun Pakai Masker (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Manives) Luhut Binsar Panjaitan menerangkan bahwa masyarakat Indonesia harus bersahabat dengan masker. Sebab, alat medis yang satu itu akan dikenakan bertahun-tahun ke depan. 

"Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk membudidayakan penggunaan masker ini, karena kita akan hidup dalam bertahun-tahun ke depan dengan alat ini," katanya dalam keterangan pers virtual, Senin (9/8/2021). 

Luhut melanjutkan, penggunaan masker menjadi penting karena alat medis yang satu ini menjadi senjata yang cukup kuat selain vaksinasi dalam mengalahkan pandemi Covid-19. 

"Masker diperlukan selain vaksinasi untuk mencegah seseorang terpapar varian Delta," ujarnya. Dalam keterangannya juga Menko Luhut menerangkan bahwa penggunaan masker pada masyarakat Indonesia terus naik persentasenya. 

Dibandingkan data Februari-Maret 2021, pengguna masker teridentifikasi naik. 

"Kepatuhan penggunaan masker telah mencapai 82 persen, meningkat 5 persen dibandingkan Februari-Maret. Ini bukan pekerjaan yang mudah dan diharapkan terus naik angkanya," tambah Menko Luhut.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD