IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mendorong agar Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement/Indonesia-EAEU FTA) segera berlaku dan dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dengan Rusia.
“Indonesia ingin perjanjian ini segera berlaku dan dapat dimanfaatkan, segera setelah pertukaran notifikasi memungkinkan,” ujar Prabowo saat menghadiri Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, dikutip Jumat (4/9/2026).
Indonesia-EAEU FTA adalah perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan blok ekonomi Eurasia yang beranggotakan Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgizstan. Perjanjian ini telah ditandatangani oleh negara-negara anggota dan Komisi Ekonomi Eurasia di St. Petersburg pada 21 Desember 2025 lalu.
Perjanjian tersebut mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk untuk 11.882 pos tarif, yang mencakup lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan antara Indonesia dan negara-negara EAEU.
Indonesia pun telah menyelesaikan proses persetujuan parlemen dengan Komisi VI DPR RI memberikan persetujuan terhadap Indonesia-EAEU FTA. Pada Juli lalu, Presiden juga telah menandatangani Peraturan Presiden tentang pengesahan perjanjian tersebut.