Sementara itu, secara khusus Prabowo juga mendorong Indonesia dan Rusia untuk menggandakan nilai perdagangan bilateral mereka melalui skema FTA EAEU ini.
“Di Forum ini, saya mendorong agar Indonesia dan Rusia menetapkan target yang jelas, yaitu menggandakan nilai perdagangan kita dalam evaluasi awal pelaksanaan FTA EAEU,” ujar Prabowo kepada peserta forum dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin.
Nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia pada tahun 2025 mendekati USD5 miliar atau sekitar USD4,8 miliar, meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya Indonesia berharap hubungan ekonomi kedua negara dapat terus menunjukkan tren positif ke depan, baik secara bilateral maupun melalui kepesertaan FTA EAEU.
Sementara itu, kehadiran Prabowo dalam pertemuan ekonomi internasional tahunan yang diadakan oleh Rusia adalah untuk memenuhi undangan Presiden Vladimir Putin. Forum ini tidak hanya menarik investasi masuk ke wilayah Timur Jauh Rusia, namun juga bertujuan untuk mempererat hubungan perdagangan dengan negara-negara di Asia dan kawasan Asia-Pasifik.
Ini merupakan kali kedua Prabowo hadir ke forum ekonomi Rusia. Pada Juni 2025, Prabowo juga menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) sebagai tamu kehormatan. (Febrina Ratna Iskana)