IDXChannel—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendirikan tenda sementara untuk kelas darurat bagi siswa pascagempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus lalu.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, bantuan harus dipastikan tepat sasaran bagi para korban gempa.
“Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas, dan proses pemulihan pendidikan akan kami kawal bersama pemerintah daerah hingga pembelajaran kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Mu'ti dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).
Kemendikdasmen turun di tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.
Kementerian mencatat hingga 16 Agustus 2026 sebanyak 253 satuan pendidikan terdampak. Terdiri atas 199 satuan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SKB (kewenangan kabupaten) dan 54 satuan jenjang SMA/SMK/SLB (kewenangan provinsi).