sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Berbalik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp1,34 Triliun di 2025

Economics editor Rohman Wibowo
04/09/2026 14:12 WIB
Realisasi ini menandai pembalikan arah kinerja perseroan setelah sebelumnya mencatatkan kerugian sebesar Rp231 miliar pada 2024.
Berbalik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp1,34 Triliun di 2025. Foto: iNews Media Group.
Berbalik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp1,34 Triliun di 2025. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD mencetak kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025 dengan meraup laba tahun berjalan Rp1,34 triliun. Realisasi ini menandai pembalikan arah kinerja perseroan setelah sebelumnya mencatatkan kerugian sebesar Rp231 miliar pada 2024.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo menegaskan perolehan ini menjadi tonggak penting kembalinya perseroan mencatatkan keuntungan usai mengalami tekanan pada tahun sebelumnya. Capaian laba bersih tersebut sekaligus melesat hingga 216 persen melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 yang dipatok sebesar Rp621 miliar.

Ia menjelaskan lonjakan profitabilitas ini ditopang perpaduan antara penguatan performa operasional serta pembenahan struktur permodalan. Pada lini operasional, perseroan membukukan peningkatan volume penjualan gula yang didorong kenaikan hasil panen dan produksi, realisasi aktivitas niaga daging dan gandum, serta kontribusi positif dari jajaran anak perusahaan.

Di sisi lain, perbaikan kinerja dipengaruhi oleh langkah restrukturisasi finansial, optimalisasi aset, perolehan surplus revaluasi aset, hingga pendapatan dari restrukturisasi pada sejumlah anak usaha. Rangkaian inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam memperkokoh fundamental keuangan dan mendongkrak kualitas kinerja secara bertahap.

“Pada tahun 2025, pendapatan konsolidasian Perseroan mencapai Rp19,91 triliun, meningkat 55,5% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp12,80 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong perbaikan kinerja Perseroan sepanjang tahun 2025,” ujar Ghimoyo dalam keterangan resmi, Jumat (3/9/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement