IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena praktik ekonomi yang dia sebut sebagai "Greedynomics" dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Di hadapan para pemimpin dunia, Prabowo menceritakan berbagai tantangannya saat menjadi presiden Indonesia di awal pemerintahan. Dia mengatakan, jajarannya membongkar berbagai praktik ilegal alias korupsi di berbagai sektor ekonomi, termasuk energi.
"Dalam minggu-minggu pertama saya di pemerintahan, kami mengungkap penyalahgunaan besar-besaran dalam tata kelola bahan bakar dan minyak mentah," kata Prabowo.
Selain masalah BBM, Prabowo juga menuturkan aksinya memperbaiki praktik ilegal di sektor perkebunan sawit dan pertambangan, terutama batu bara dan nikel. Dia menyebut, negara mengambil alih 4 juta hektare (ha) lahan yang diduduki oleh pelaku usaha secara ilegal.
Mantan Danjen Kopassus itu menyebut, praktik-praktik menjalankan ekonomi dan bisnis semacam ini hampir terjadi di semua sektor. Dia mengistilahkannya sebagai "greedynomics" di mana praktik rakus yang mengejar keuntungan di atas segalanya meski harus korupsi dan merusak alam.